I Meet Nool (Invisible Man)

I Meet Nool (Invisible Man)

  • WpView
    Reads 25
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Apr 12, 2018
Hidupku indah, tenang, dan selalu bahagia setiap hari Tetapi tidaklah sempurna. Terkadang aku merasa hidup ini sangatlah bodoh. Terkadang hidup ini membodohi manusia dalam bumi. Tunggu... Bukan! Manusialah yang bodoh. Hmm Tidak! Mungkin hanya hidupku. Termasuk bodoh akan cintanya. Tentu saja aku punya kekasih. Kekasihku seorang lelaki yang bertubuh tegap dan sixpack, tetapi tidak keren, hanya memiliki kemampuan bermain musik yang cukup membuat hidupku bahagia. Terutama gitar yang selalu dilantunkan dengan indah. Cintaku padanya terlalu dalam, hingga membuat pikiranku begitu dangkal akannya. Membuat aku melakukan apapun deminya. Hingga aku bertemu dengan nool teman masa kecil kekasihku yang membuatku sedikit frustasi dibuatnya. Inilah ceritaku dengan nool seorang lelaki yang tak memiliki sehelaipun rambut dikepalanya, seorang yang tak dapat kusentuh secara nyata.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • TARGETNYA SALAH (TAMAT)
  • Tokoh Utama
  • Linear
  • Mamaku Mantan Antagonis (Tamat)
  • Saujana Sandyakala ~ Completed
  • Sefrekuensi {ON GOING}
  • ALZEA (TERBIT)
  • Dear Fenly || Un1ty
  • Arsyilazka
  • My Little Monster - Completed

Aku hampir saja membuat kesalahan besar. Sangat BESAR. Tuliskan dengan huruf kapital tercetak tebal. Besar! Jenis kesalahan yang bukan hanya mengancam keselamatanku, melainkan menyeret keluargaku kepada kehancuran. Pokoknya masalah deh. Untung bencana bisa kucegah. Andai segala ingatan "pengalaman pahit" kaum kelas bawah tidak menghantam kepalaku di waktu yang tepat, mungkin sekarang aku akan jadi manusia ngenes. Sebelum aku sempat mengikuti kemauan segerombolan cewek "iri dengki paket lengkap" yang menyuruhku mengganggu Riana Forster, putri kesayangan keluarga Forster, karena dia menjadi kekasih keluarga Gauthier ... fiuh untunglah. Untunglah! Untung saja aku sadar! Aku pun mengikuti saran para tokoh penerima isekai (berdasar pengalaman baca sih) dan memilih jalan lurus; tidak menikung, menukik, apalagi jungkir balik. Apa enaknya menginginkan cowok orang lain? Lebih baik kunikmati privilese yang kudapatkan di kehidupan kedua. Jaya! Jaya! Jayaaaaa! Akan tetapi, perkiraanku salah! Iya sih, aku tidak menjadi musuh orang penting. But, why? Why oh why sepertinya aku menjadi target orang yang seharusnya tidak aku usik? Tolong beri tahu aku letak kesalahan rencana hidup aman dan nyaman milikku sekarang juga! Astaga sumpah mati aku nggak ada rencana jadi orang jahat. Sebaiknya utamakan diskusi demi mencari mufakat. Oke? Oh apa? Calon suami? Mama, tolooooong! Kenapa ada cowok mengaku calon suamiku?

More details
WpActionLinkContent Guidelines