We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Halcyon The Red Myosotis

Halcyon The Red Myosotis

  • WpView
    Reads 48
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Parts 16
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, May 15, 2018
WpInfo
Fiction
Fantasy
Seorang anak yang semasa kecilnya dibully setiap hari, dia bosan dengan kehidupannya dan berniat untuk mengakhiri kehidupannya. Namun tanpa disangka... Dia ditolong oleh orang asing yang bernama jess, dan dia mengajak anak itu ke organisasi rahasia untuk mengubah masa depan.
All Rights Reserved
#512
supernatural
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Inside You
  • Correcting Errors
  • OBOR PITU
  • Pendekar Dibalik Layar 2
  • I'm Not An "Master"
  • GODS BELOVED SON
  • TWIN SWORD OF GOD
  • Awaken: Oblivion Legacy
  • I am stupid ?  : destiny of the world. (END)

"Coba Atha tebak, apa yang jauh di mata tapi dekat di hati?" "Usus." "ATHAA!" ___ Begitulah Atha di mata Netha. Serius, dingin dan kaku. Jika Netha selalu mengejar Atha, maka Atha selalu mengejar uang. Jika Netha selalu mencintai kehadiran Atha, maka Atha selalu mencintai pelajaran hitung-hitungan. Jika Netha selalu berambisi mengejar untuk mendapatkan Atha, maka Atha selalu berambisi untuk mengejar cita-citanya. Netha dan Atha. Keduanya bagaikan langit dan bumi, Yin dan Yang serta air dan api. Sedikitpun tak ada celah bagi Netha untuk mendapatkan Atha dalam hidupnya, Atha yang selalu melihat ke depan, Atha yang selalu bergerak maju tanpa memerhatikan sekelilingnya membuat Netha harus mengejar sosok itu dengan cepat. Hingga pada akhirnya Netha berhasil menghadang jalan Atha, gadis itu menjulurkan tangan agar dapat berjalan bersama-sama namun ditepis dengan cepat oleh Atha. "Lo tahu? Rasa lo itu cuma sekedar ambisi buat ngedapatin gue. Gue enggak mau buang-buang waktu buat ngeladenin orang kayak lo." -Atha Adithya- "Kamu selalu jalan ke depan, natap ke depan, buru-buru tanpa mencoba menikmati setiap momen di samping kamu. Memangnya di depan ada apaan sih?" -Netha Fanindita-

More details
WpActionLinkContent Guidelines