BIANCA [GxG]

BIANCA [GxG]

  • WpView
    Reads 156,222
  • WpVote
    Votes 7,308
  • WpPart
    Parts 14
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Feb 16, 2019
"Sa" "Iya?" "Aku sayang kamu" ucap bianca sedikit terisak yang terdengar seperti bisikan. "Iya udah gausah nangis yaa" Sasa mengelus kembali kepala bianca. Bianca melepaskan pelukan sasa, mengelap air matanya dengan tangannya. "Kamu nyuruh aku bilang kayak gitu kan ke orang itu?" Tanya bianca menatap sasa "Iya bi, ngga usah takut, kamu cuma ngungkapin perasaan, ngga ngajak jadian" Sasa memegang pipi bianca dan mengusap air matanya yang membasahi pipi itu. Bianca tersenyum mendapatkan sentuhan dari sasa. "I just did it" ucap bianca "Maksud kamu?" "Udah aku lakuin" "Hm? Kapan?" "Barusan" *** WARNING!! 18+ Ini cerita GxG Homophobic silahkan menjauh Media yang diambil dari instagram. Bukan tokoh aslinya. Agar supaya sehingga reader bisa gampang ngebayangin tokoh dalam cerita. Harap bijak dalam membaca!!
All Rights Reserved
#11
girlslikegirls
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Soal Rasa 2
  • 𝐋𝐨𝐯𝐞 𝐒𝐭𝐫𝐮𝐠𝐠𝐥𝐞 ✔
  • Friend Or Girlfriend?
  • Say It, then Stay [COMPLETE]
  • COMPLICATED  [END]
  • The Butterfly Effect
  • CAUSE I'M YOURS (✓)
  • Aku Atau Dia? ChikAra  (END)
  • MY BEAUTIFUL TEACHER
  • Standing With You (gxg) (completed)
  • Why Is You?
  • [END] YANG PEKA DONG!! [BL]
  • Torture Ends In Love Says [BAIBENBIYYU]
  • Anak Sekolahan ( END ) ✔️
  • Soal Rasa
  • Entahlah Aku Lelah (gxg)
  • Pilih Aku Jangan Dia ! { SaTzu }
  • The Unplayed Song (GL)

Aku kira ini telah berakhir dengan bahagia. Tapi ternyata aku salah, aku harus mendapatkan sakit lagi setelah ini. _ Jelza menarik nafas dan menghembuskannya. "Aku tau kamu bersama seseorang akhir-akhir ini, dan ku rasa mungkin kamu mencintainya. Cinta di hati kamu sudah tidak untuk ku lagi Nev. Jika kamu mencintai ku, kamu tidak akan mengeluarkan kata-kata yang mungkin menyakiti hatiku. Aku membutuhkan kamu. Tapi kamu yang dulu, bukan kamu yang sekarang" "Gak ada Jel, aku gak sama siapa-siapa" "Feeling wanita gak pernah salah. Kalau kamu benar sekarang buka handphone kamu" "Jel, itu privasi ku" "Ya aku tau. Tapi mari kita lihat apa kamu berkata jujur atau kah tidak?" Neva tidak tau harus berbuat apa-apa lagi, lantaran di handphone miliknya, ada berbagai macam pesan antara dia dan Haikal yang sudah melewati batasan sebagai seorang teman. Jelza lantas tersenyum ke arah Neva, dan segera berjalan melalui Neva. Tapi tangannya sedetik kemudian di tahan oleh Jelza, "Aku memang sedang bersama seseorang, baru memulai, awalnya kami hanya berteman. Makin kesini perasaan itu bertumbuh begitu saja, tapi aku masih mencintai kamu Jel" Tanpa membalas Neva, air mata Jelza mengalir membasahi pipi. Dia menahan sakit yang begitu luar biasa. Tidak menyangka, dia akan merasakan hal ini kembali. Dengan semua restu yang di dapatkan pada hubungan mereka, ternyata tidak cukup bagi seorang Neva. _**

More details
WpActionLinkContent Guidelines