BIANCA [GxG]

BIANCA [GxG]

  • WpView
    Leituras 156,494
  • WpVote
    Votos 7,311
  • WpPart
    Capítulos 14
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização sáb, fev 16, 2019
WpInfo
Ficção
Romance
"Sa" "Iya?" "Aku sayang kamu" ucap bianca sedikit terisak yang terdengar seperti bisikan. "Iya udah gausah nangis yaa" Sasa mengelus kembali kepala bianca. Bianca melepaskan pelukan sasa, mengelap air matanya dengan tangannya. "Kamu nyuruh aku bilang kayak gitu kan ke orang itu?" Tanya bianca menatap sasa "Iya bi, ngga usah takut, kamu cuma ngungkapin perasaan, ngga ngajak jadian" Sasa memegang pipi bianca dan mengusap air matanya yang membasahi pipi itu. Bianca tersenyum mendapatkan sentuhan dari sasa. "I just did it" ucap bianca "Maksud kamu?" "Udah aku lakuin" "Hm? Kapan?" "Barusan" *** WARNING!! 18+ Ini cerita GxG Homophobic silahkan menjauh Media yang diambil dari instagram. Bukan tokoh aslinya. Agar supaya sehingga reader bisa gampang ngebayangin tokoh dalam cerita. Harap bijak dalam membaca!!
Todos os Direitos Reservados
#996
yuri
WpChevronRight
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • Soal Rasa
  • Standing With You (gxg) (completed)
  • The Butterfly Effect
  • Anak Sekolahan ( END ) ✔️
  • Friend Or Girlfriend?
  • MY BEAUTIFUL TEACHER
  • Torture Ends In Love Says [BAIBENBIYYU]
  • The Unplayed Song (GL)
Soal Rasa

Perjuangan yang begitu besar pada seseorang, membuatku menjadi buta akan cinta yang ku berikan padanya. Aku Jezynda Elvira Vicenza, mari ikuti kisah ku bersama dengan Neva Yunezza. *** "Ini semua karena kamu Revi, seandainya kamu tidak menyuruhku untuk mengikuti rencana kotor mu itu. Mungkin aku tidak akan menyakitinya" "Hahahaha, Nev. Kita sama-sama menikmati itu, aku mendapatkan uang terus menerus dari kamu. Lalu kamu dipenuhi semua kebutuhan olehnya. Ayah kamu bahkan memiliki pekerjaan lagi sayang. Dan kamu bisa kembali berkuliah" "Jadi kalian merencanakan ini?" Aku mengalihkan pandanganku pada orang itu, bagaimana dia bisa di sini. Kulihat kiri dan kanan, aku tersadar bahwa aku berada di depan kantornya. "Jel, aku bisa jelaskan" "Cukup. Aku tidak mendengar apapun dari kamu dan dia. Mulai detik ini tolong jangan muncul di hadapan ku" "Jel, ini tidak... "Aku bilang cukup, sudah cukup Neva. Aku menyesal mengenalmu, aku menyesal menganggap mu temanku. Bahkan aku menyesal telah memberikan hatiku padamu, serta menyesal mencintai wanita seperti dirimu. Aku benci kamu dan semua tentangmu. Pergi dari hidupku bersama pacarmu ini dan jangan pernah kembali" Mendengar perkataan Jelza, membuat hatiku semakin teriris. Aku belum siap menerima kenyataan ini. Apa ini karma karena selama ini aku menyakitinya? *** Apakah Jelza akan membalas dendam pada Neva? Atau rasa bencinya akan tertutup oleh rasa cintanya pada Nev? *** *Cerita ini khusus buat gxg Kalau yang homophobic boleh diskip saja. terimakasih

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo