Story cover for Midnight by diksi_senja
Midnight
  • WpView
    LECTURES 57
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Chapitres 3
  • WpView
    LECTURES 57
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Chapitres 3
En cours d'écriture, Publié initialement avr. 13, 2018
Pernahkah kau tak bisa tidur terlelap ditengah malam? Pernahkah kau merenungi kehidupan di kesunyian tengah malam? Lantas berjalan di dinginnya udara tengah malam? Iya, Bella merasakan itu. Ia tak bisa tidur, insomnia sudah menjadi kebiasaannya ditambah dengan keluar di tengah malam.
Saat semua orang terlelap tidur, Bella malah keluar. Ia sering keluar tengah malam tanpa sepengetahuan keluarganya, ia tidak seperti remaja lain yang membutuhkan keramaian untuk menghilang rasa kesepiannya. Justru menurut Bella rasa sepi itu harus dinikmati dengan sebuah renungan. Baginya, suasana malam adalah hal yang menenangkan. Bella bisa menatap rembulan dengan damai.
Sampai Divin datang dalam kehidupannya, menemani Bella menelusuri jalanan lengang ditengah malam.
Tous Droits Réservés
Inscrivez-vous pour ajouter Midnight à votre bibliothèque et recevoir les mises à jour
ou
Directives de Contenu
Vous aimerez aussi
Vous aimerez aussi
Slide 1 of 9
AKU, KAMU DAN SENYUMAN DIBALIK BUKU cover
The Valeska School  cover
POSSESSIVE DEVIL cover
REGREAT cover
CERITA CINTA PUTIH BIRU cover
Jodoh Kedua (END) cover
Grisella Laurensa cover
AELLUNA cover
kisah horor: teror jam 12 malam cover

AKU, KAMU DAN SENYUMAN DIBALIK BUKU

18 chapitres En cours d'écriture

Belle nggak pernah nyangka kalau sebuah DM bisa ngubah harinya. Awalnya cuma iseng bales chat dari cowok asing bernama Althar, yang ternyata satu sekolah sama dia. Percakapan yang awalnya dingin, lama-lama jadi kebiasaan. Dari sekadar "Salken" sampai jadi obrolan panjang tiap malam. Dari cuma komentar story sampai jadi tempat berbagi cerita. Althar selalu ada, nanya kabar, ngasih semangat, dan jadi pendengar yang nggak pernah bosen dengerin keluhan Belle tentang sekolah yang jauh, tugas yang numpuk, atau masalah-masalah kecil lainnya. Perhatian kecil yang dikasih Althar bikin hari-hari Belle jadi lebih ringan. Tapi, Belle sadar kalau followers Althar penuh cewek cantik. Dia tau banget tipikal cowok kayak gini. Belle udah janji sama dirinya sendiri, jangan sampai suka. Jangan sampai kejebak di perasaan yang mungkin cuma dia yang ngerasain. Tapi kalau emang nggak ada rasa, kenapa setiap kali notifikasi dari Althar muncul, Belle selalu senyum-senyum sendiri? Kenapa tiba-tiba chat dia jadi hal yang ditunggu? Dan... gimana kalau suatu hari, semuanya nggak sama lagi? #maaf ya kalau kurang menarik, kalau bisa kasih sarannya yaa!!