We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Mozaik Puisi Basi

Mozaik Puisi Basi

  • WpView
    Reads 409
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 16
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, May 28, 2018
WpInfo
Poetry
Hello for you; my beloved readers. This was my poetry compilation. Hope you like them. I'm looking forward to your advices. Thanks. Enjoy reading. Best regard, *signature* DM.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Perjalanan Cintaku...
  • Cinta Berbalut Puisi
  • pernah yang tak kan terulang kembali(love story from the author)
  • Aksara Tak Bertuan
  • Game's [Saaih X Fatim ]
  • Buku Ini Gak Konsisten, Tapi Ya Sudahlah
  • Your Hopeless
  • Goresan Pena
  • The Disappearance of Butterfly

Lika liku perjalanan hidup memang tidak ada yang tau, dan setiap perjalanan pasti kita menemukan jenis orang yang berbeda-beda. Seseorang hadir di kehidupan kita, ada yang singgah menjadi pelajaran hidup dan ada yang singgah lalu menetap, lalu di katakan itu lah teman hidup. Siapa yang tau, akan seperti apa, siapa dan bagaimana pasangan hidup kita. Itu semua sudah di atur oleh Tuhan yang Maha kuasa. Tidak ada manusia yang tak pernah berharap lalu dipatahkan oleh harapannya karna iya lupa bahwa sebaik-baiknya tempat berharap itu hanya kepada tuhan. Berdoa lah dan berharap lah kepada Tuhan jika tidak ingin merasakan sakitnya kekecewaan. ya... aku pernah merasakan itu, kebahagiaan yang hanya sementara. ketika itu aku saat bahagia dengan hadirnya seseorang yang membuat hari ku lebih berwarna. sampai-sampai aku lupa bahwa kebahagiaan didunia ini tidak ada yang abadi. dan pada akhirnya datang lah kekecewaan itu kepadaku , yang membuat hari ku seketika berubah menjadi keterpurukan. ya... aku sadar itu salah ku karna terlalu bergantung dan menaruh harapan yang sangat besar kepada manusia. seperti sebuah tamparan yang tak ada obat nya saat itu. sakit? ya... sakit sekali. dari situlah aq mulai di sadarkan bahwa berharap kepada manusia itu hanyalah awal dari kekecewaan . libatkan lah Tuhan mu dalam hal apa pun maka kamu tidak akan di kecewakan. hingga beberapa bulan aku mulai bangkit dan memulai kisah baru dengan lebih berhati-hati dalam menaruh hati. Kisah ini adalah pengalaman hidup ku yang ingin aku bagikan lewat tulisan ku agar semua orang dapat mengambil pelajaran dari perjalanan hidup ku.

More details
WpActionLinkContent Guidelines