Kalem Boy

Kalem Boy

  • WpView
    LECTURAS 22
  • WpVote
    Votos 2
  • WpPart
    Partes 1
WpMetadataReadConcluida vie, may 4, 2018
Manusia itu bagaikan kursi yang utuh,tanpa kaki kursi maka tidak akan bisa berdiri dan tanpa alasnya pun tidak bisa di duduki. Seperti itulah, manusia saling membutuhkan dengan yang lain. Di dunia ini pun jika manusia tidak bisa mengenal satu sama lain maka bagaimana bisa meminta dan saling membantu? Terjadi kecangunggan benar bukan? Maka disini lah, dua remaja lawan jenis dengan sifat masing-masing yang tentu berbeda saling tak kenal, dipertemukan mungkin untuk di masa depannya? Siapa yang tahu, kita hanya manusia bukan Tuhan yang merencanakannya semuanya tanpa makhluknya tau, benar bukan.
Todos los derechos reservados
#70
kalem
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Aku yang Ada Di Antara Kalian (Sudah Revisi)
  • About Time
  • Felicity [On Going]
  • From Rivals To Lover
  • My Angel
  • Stay here
  • JANJI YANG TAK SEMPAT DITEPATI
  • Rewrite My Heart [TERSEDIA DI GRAMEDIA]
  • SUARA BIA (TAMAT)

"Enggak kok, kita cuma temenan, gak lebih," ucap salah seorang remaja perempuan dengan senyuman meyakinkan. Seorang remaja laki-laki di sampingnya mengangguk setuju. "Bener, mana ada kita baper. Kita mah bestie," ucapnya menambahkan. Di balik semua itu, diam-diam, Azura Nayanika Fransisca tersenyum getir mendengar kalimat yang diucapkan oleh Azzam Brasmara Saputra. Keduanya memang dekat melebihi kata sahabat, sejak kecil hingga sekarang di mana mereka yang sudah duduk di bangku SMA. "Halah, mana ada cowok sama cewek bertahan sekedar sababatan doang," timpal salah satu murid kelas 11-IPA 3. "Ada, buktinya kita," jawab yakin Azzam. Azura tak kembali menimpali jawaban Azzam. Dirinya lebih memilih mendaratkan bokongnya di kursi. "Maaf, Zam, gue udah terlanjur baper dan suka sama lo," ucapnya dalam hati. Tentang kisah dua insan berbeda gender yang katanya hanya sahabatan namun justru malah ada yang menyimpan rasa di salah satu pihaknya? Hm, menarik. Azura mencintai Azzam, namun Azzam hanya menganggap Azura sebagai sahabat yang sudah dirinya anggap seperti adik sendiri. Hingga, sang melati yang tak ditunggu pun hadir, Keyla Stefany Adhikara---seseorang yang membuat Azura merasa tersingkirkan. Dunia Azzam bukan lagi tentangnya, melainkan digantikan oleh Keyla yang bisa dikatakan sosok perempuan yang sempurna. Berakhirlah dengan Azura yang kebingungan dan merasa menjadi penghalang dengan berada di antara keduanya. Akankah rasa yang sudah lama dirinya pendam untuk sahabatnya harus dirinya kubur dalam-dalam? Simak selengkapnya di "Aku yang ada di antara Kalian" (Sudah revisi 15 November 2025)

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido