MASA LALU

MASA LALU

  • WpView
    Leituras 5
  • WpVote
    Votos 1
  • WpPart
    Capítulos 1
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização sex, abr 13, 2018
WpInfo
Não Ficção
Apa kamu tau kenapa aku membencimu? Harusnya kamu tau apa alasan itu! Yapss...alasannya simpel Semua berawal dari malam itu,ketika kamu mengirim pesan singkat,mengatakan apa yang slama ini aku takuti,tapi kamu malah mengatakan itu kepadaku... Lalu apa kamu tau bagaimana rasaku saat itu... HANCUR...!!! Iya..seperti gelas cantik yang selalu kamu rawat,lalu kamu banting hingga pecah... hancur tak beraturan,yang tersisa hanyalah sepihan-serpihan kecil yang tajam yang dapat melukai siapapun yang menyentuhnya. Itulah gambaran sederhana dari rasaku pada saat malam itu. Lalu bagaimana dengan kamu? Apa kabar dengan kisahmu sekarang? Bolehkah aku berbicara satu hal? Aku mengijinkanmu pergi sekarang karna aku tau mungkin bahagiamu bukanlah denganku,tapi ketika penyesalan itu datang dan akhirnya kamu menyadari bahwa bahagiamu bukanlah denganku dan masih tertinggal pada diriku saat itulah aku tidak akan mengijinkan kamu untuk kembali dan memulai semua dari awal bahkan hingga mulutmu berkata maaf hingga 1000 kalipun aku akan memaafkan tapi tidak untuk mengijinkan kamu untuk kembali memenuhi ruangan hati yang dulu kamu tempati dan kamu tinggal hingga sekarang mungkin telah ditempati oleh orang lain,maka saat itulah waktu yang tepat untuk kamu mengikhlaskanku bahagia bersama orang lain😊
Todos os Direitos Reservados
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • Tulisan untuk Rama✔
  • flashback~
  • ALSTARAN [END]
  • Maaf' (Revisi)
  • ALISHA (end)
  • RANNA
  • Why Do You Love Me [COMPLETED]
  • beach and you
  • Inside You
  • ALDIR (SEGERA TERBIT)

Hai, Rama! Aku ingin menyampaikan pesan padamu. Pertama aku ingin minta maaf, Maaf karena telah dengan lancangnya menikmati senyuman manismu tanpa izin, Maaf karena telah berani memandangi wajahmu lama-lama tanpa kamu ketahui, Maaf karena sering mengitipmu yang sedang tertidur pulas di dalam kelas, Maaf karena sudah mengambil gambarmu secara diam-diam hingga membuatmu merasa risih. Kedua, aku ingin berterima kasih, Terima kasih atas senyum dan tawa yang sudah kamu tunjukkan, Walau itu semua bukan ditujukan padaku. Dan yang terakhir, Aku mengagumimu, Rama! Aku tak berharap kamu akan membalasnya, Aku hanya ingin bisa terus melihatmu bahagia. Karena kebahagiaanmu, ialah kebahagiaanku juga. Tertanda, Asya Anandita, Perempuan yang hanya bisa melihat tawamu dari kejauhan, dan bukan menjadi alasanmu tersenyum ataupun tertawa. cover : pinterest

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo