PEKA
  • WpView
    Reads 25
  • WpVote
    Votes 8
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Apr 13, 2018
Siapa yang tidak kenal dengan sosok, Bintang Pramudiana? Sosok gadis cantik, jenius, tajir yang tentu jadi pujaan para siswa SMK Mentari. Namun, tentu tidak ada satu pun manusia yang sempurna di dunia ini. Setiap orang pasti memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Termasuk Bintang, dibalik segala kelebihannya tersimpan pula segala kekurangannya. Salah satu kekurangannya adalah, sifat TIDAK PEKA yang begitu melekat dalam dirinya. Contohnya: "Bin, ini bunga buat lo." "Wuih, ada acara apaan lo pake segala ngasih bunga? perasaan gue kagak abis menang lomba apa-apa deh." Harap bersabar menghadapi ketidak pekaan seorang, Bintang Pramudiana. -Happy Reading-
All Rights Reserved
#693
peka
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • SELESAI (Say Goodbye)
  • About SAMANTHA
  • 7 JANJI DARI LANGIT
  • ✔ Lovemorphosa [completed/revised]
  • ALKANTARA || END || Belum Revisi
  • Tanpa Kepastian
  • Bintang, langit dan matematika
  • Kelas A [End]
  • Strong Girl [TELAH TERBIT]

Izinkan aku mengungkap sesuatu hal yang menurutku penting, izinkan aku mengungkapnya untuk yang terakhir kali. Rasanya berat jikalau harus melupakan orang yang dulu selalu bersama kita, setelah semua yang kita lewati bersama, tapi apa boleh jika takdir tidak berpihak sama kita. Aku terlalu berlebihan mempunyai rasa yang lebih dari teman tapi kamu harus tau semua perhatian yang kamu beri itu menumbuhkan rasa yang lebih dari pada seorang teman, dan harapan aku sangat besar tentang perasaan kamu. Untuk yang terakhir kali dan semoga ini yang terakhir dan tidak ada lagi sosok aku dihidup kamu, maafkan aku telah menyukaimu lebih dari seorang teman, kenal kamu itu adalah sebuah anugrah disaat aku sudah tidak mau mengenal cinta lagi tapi kamu datang sebagai teman yang memberikan harapan lebih ke padaku. Rasanya campur aduk antara berterimakasih karena kamu datang atau maaf karena aku berlebihan, dengan melihat kamu yang sekarang bahagia diluar sana aku ikut senang. Jikalau suatu saat nanti kamu sudah bertemu dengan yang lebih sempurna taruhlah aku dibagian kecil ingatanmu, jadikan aku sebagai sejarah yang sering kamu pelajari setiap harinya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines