Story cover for GAZELOVE by Ajengastrydd_
GAZELOVE
  • WpView
    Membaca 280
  • WpVote
    Vote 33
  • WpPart
    Bab 4
  • WpView
    Membaca 280
  • WpVote
    Vote 33
  • WpPart
    Bab 4
Bersambung, Awal publikasi Apr 13, 2018
"Sihir Tatapan 3 detik" 

Arasely Salsabila atau panggil saja Ara, si gadis penakut yang memiliki tatapan mematikan 3 detik yang hanya berlaku bagi satu pria terdingin di sekolah. Yup, Arkariell Bagaskara atau si Arka, pria dengan sejuta pesona yang mampu memikat hati gadis dengan mudahnya. 
Tapi berbeda jika ia bertemu Ara hatinya akan menolak untuk tetap bersikap dingin. Seolah tersihir oleh tatapan yang merobohkan tembok beku megahnya. 

Apa jadinya si gadis penakut dengan si pria dingin di pertemukan. 
Let's read my story... ❤
------------------------------------
Jangan samakan dengan cerita lain.

!!! Ini  cerita baper. Jangan salahkan penulis jika sudah jadi korban bapernya duo A ini. 

!!! Bayangin aja castnya kalian ok, biar baper tambah sangat. 

*Maaf jika ada yang kurang, Ajeju hanya penulis sederhana yang masih belajar menjadi hebat.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Daftar untuk menambahkan GAZELOVE ke perpustakaan kamu dan menerima pembaruan
atau
Panduan Muatan
anda mungkin juga menyukai
F A K E ? [End] oleh zeevadeva__
58 bab Lengkap
[Follow sebelum baca] "Kamu dimana?" Rheva menatap lurus ke depan tepat dimana sepasang remaja saling bermesraan. "Aku di rumah, sayang" jawab seseorang di sebrang sana yang tidak lain ialah Alvaro sambil mengelus puncak kepala seseorang yang bersandar di bahunya. Yang tidak lain, ialah Agatha. Rheva tersenyum kecut dan berusaha menahan air matanya. "Madep belakang coba" Alvaro menyernyit bingung namun tak urung mengikuti perkataan Rheva dari sambungan teleponnya. Alvaro memalingkan wajahnya dan menghadap ke belakang setelah menyuruh Agatha untuk duduk tegap kembali. Alvaro terpaku saat melihat Rheva berdiri tidak jauh di depannya. Memutuskan sambungan telepon sepihak, Rheva langsung bergegas pergi saat Alvaro masih mematung di tempat. Begitu pun juga dengan sosok perempuan yang tadi bersama dan bermesraan dengan Alvaro. Alvaro masih terpaku di tempatnya karena tidak menyangka akan bertemu dengan Rheva di sini. Ah, lebih tepatnya dia ketahuan berbohong karena lebih memilih berjalan dengan Agatha dan mengingkari janjinya dengan Rheva. Saat ia ingin menyusul Rheva, sebelah tangannya di tahan oleh Agatha yang diam-diam tersenyum senang dalam hati saat melihat kedua mata Rheva berkaca-kaca tadi. "Mau kemana?" "Aku harus nyusul Rheva, Tha. Aku nggak mau dia berpikir yang engga-engga" "Kamu mau nyusul dia, dan ninggalin aku sendiri di sini?" Alvaro mengacak rambutnya frustasi karena bingung ingin menyusul Rheva atau meninggalkan Agatha sendirian di sini. Yang penasaran, yuk langsung baca aja. Jangan lupa follow, vote, comment sama share ya! #rank 1 in Fakboi [30 - 09 - 2021] #rank 1 in Umum [23 -10 - 2021] #rank 1 in Umum [30 -10 - 2021] #rank 1 in Fakboi [08 -11 - 2021] #rank 1 in Umum [11 - 11 - 2021 - 30 - 11 - 2021] #rank 1 in School [08 -12 - 2021] #rank 1 in Sahabat [18 - 12 - 2021] #rank 1 in Fakboy [12 - 01 - 2022] #rank 1 in Nangis [01 - 02 - 2022] #rank 2 in Friendship [12 - 03 - 2022] #rank 1 in Friendship [13 - 03 - 2022]
anda mungkin juga menyukai
Slide 1 of 20
30 Hari untuk Ari  cover
Rekal Rara [END] cover
Adek Kelas ✔ [COMPLETED] cover
F A K E ? [End] cover
Soft After Storm  cover
Sayang cover
Rara [END] cover
ZEIRA  cover
Semu [Completed] cover
FORTE [COMPLETED] cover
DRABIA [END] cover
ARGA [Completed] cover
Kakak Tingkat ✔ [COMPLETED] cover
ABHIZARA (ON GOING) cover
Different Way cover
Look At Me!!!                                            [Follow Sblm Membaca❤] cover
Persona cover
GAME OVER [TERBIT] cover
You Don't Know  cover
day with him cover

30 Hari untuk Ari

28 bab Lengkap

"Gue suka sama lo!" "Yang bener aja, pacar lo banyak." "Nggak papa, buat lo gue putusin semuanya." Hari-hari tenang Avila dengan belajar justru terusik saat hadirnya sosok pemuda bernama Arga Ari Wiranata. Meski berkali-kali kena sewot dari Avila, pemuda itu tidak goyah. Tetap berdiri tegar dengan meyakinkan bahwa perasannya kali ini bukan permainan semata. Tidak menyerah, bahkan Ari mengucapkan sebuah taklik. "Gue mau deket sama lo, atau paling nggak-tiga puluh hari, dan setelahnya gue kembalikan ke lo. Apapun yang lo pilih, gue akan menerima dan nggak bakal memaksa. Gimana?" "Oke." Tiga puluh hari, menapaki titian waktu bersama Ari. Merajut impian untuk Ari yang dirumitkan benang merah semesta. Hingga sebuah pemikiran dalam diri Avila, justru mengundang ragu. Tiga puluh hari selanjutnya, apa tetap dirinya yang diinginkan oleh cowok itu? --- #654 - Teenlit [05/07/20] #544 - Teenlit [06/07/20] #474 - Teenlit [10/7/20] #450 - Teenlit [26/12/22] #390 - Indonesia Membaca [05/07/20] #346 - Indonesia Membaca [10/7/20] #336 - Indonesia Membaca [17/7/20] #267 - Indonesia Membaca [26/12/22]