ALVIANA

ALVIANA

  • WpView
    Membaca 96
  • WpVote
    Vote 17
  • WpPart
    Bab 4
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sab, Apr 28, 2018
WpInfo
Fiksi
Romansa
Alviana cewek ceria yang berjuang untuk mendapatkan hati pangeran impiannya. "aku sayang kamu kak" "Ngapain sih lo? pergi sana!, gue risih" Raka Raka cowok yang sempurna secara fisik, namun sifatnya bertolak belakang dengan kesempurnaan fisiknya. Bisakah alvian mendapatkan hati raka? "Bego apa gimana sihh tuh cewek." "Kalau gue nyuruh lo pergi, ya pergi ngapain masih disini?"
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#953
al
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Saat Cinta Tak Terucap
  • Diary Raka [Selesai]
  • Yang Tersisa Dari Cinta [ END ]
  • Arga ; Repihan Rasa TAMAT (sekuel Arga; Pusaran Sesal
  • I Love You But I Hate You
  • Namaku selalu ada di bibirnya , Tapi Aku Tidak Pernah ada di Hatimu [ SELESAI ]
  • Cewe tomboy vs Play boy
  • DEAR SERA [ENDING]
  • 1 hati 2 cinta
  • Yang Sudah Tertakar tidak akan Tertukar

Aira, seorang mahasiswi seni yang introvert, merasa nyaman dengan dunianya yang sunyi. Di balik ketenangannya, ada luka lama yang masih mengganggu hatinya-rasa takut untuk jatuh cinta lagi setelah perpisahan traumatis dengan ayahnya. Ia memilih untuk hidup tanpa melibatkan perasaan, menjalani hari-harinya dengan rutinitas yang aman dan terkontrol. Namun, semuanya berubah saat ia bertemu dengan Raka, seorang mahasiswa film yang baru pindah ke kampusnya. Raka yang ceria dan penuh perhatian membuat Aira merasa tak nyaman, tetapi perlahan ia mulai melihat sisi lain dari diri Raka yang membuatnya merasa dihargai dan dipahami. Meskipun demikian, Aira masih diliputi ketakutan akan hubungan yang lebih dalam. Seiring berjalannya waktu, perasaan antara mereka semakin berkembang, tapi Aira berusaha keras untuk menghindarinya. Dia takut jika dirinya membuka hati, luka lama itu akan terbuka kembali. Raka, yang jatuh cinta pada Aira, tidak ingin menyerah begitu saja. Dia tahu ada lebih banyak di dalam diri Aira, dan dia bersedia menunggu. Akankah Aira mampu menghadapi ketakutannya dan menerima cinta yang datang dengan perlahan? Ataukah ia akan terus membiarkan cinta yang indah itu hanya menjadi sesuatu yang tak terucap?

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan