Story cover for Melawan bola api by MeianaFebrianti
Melawan bola api
  • WpView
    Reads 149
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 11
  • WpView
    Reads 149
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 11
Ongoing, First published Apr 14, 2018
aku sakila, aku berasa dari desa kecil di Tanggerang, aku mengenal Ahmat semenjak aku mulai terbuka dengan orang, dulu aku sangat tertutup dan selektif dalam berteman, karena aku tau dan tidak ingin lagi merasakan betapa sakitnya kehilangan orang yang kita percaya, ya aku dulu mudah percaya sama orang dan setelah aku menganggapnya orang yang aku percaya atas semua rahasia rahasiaku perlahan mereka pergi menjauhiku entah karena apa.
setelah lulus SMK di Tanggerang, aku berniat untuk mandiri di Jakarta, kota keras dan juga kota keberuntungan bagi sebagian orang. disana aku bersama kedua kakak kandung ku dan kedua Kaka ipar ku serta ke tiga keponakanku. entahlah, semua begitu buruk, ada banyak masalah saat aku menumpang di rumah mereka, dan saat aku jatuh aku bertemu Ahmat, sang pelangi ku, dia beri warna dan ketenangan di hidupku.
tapi entah sekarang, apa aku masih mampu menyebutkan nya pelangi saat hubungan kami sudah berjalan hampir 16 bulan, dia berubah dan aku pun juga menjadi berubah. aku bukan lagi sakila yang riang bukan lagi sakila yang kuat, karena cinta.
All Rights Reserved
Sign up to add Melawan bola api to your library and receive updates
or
#113perkenalan
Content Guidelines
You may also like
Embun Pagi by BagasYeni
12 parts Complete
Namaku Anahita Embun Prasetyo, aku hidup dalam keluarga kurang mampu yang memiliki seorang ayah penerima jasa antar jemput cuci kendaraan dan seorang ibu rumah tangga yang sangat penyayang. diusiaku yang masih menginjak 12tahun aku dituntut untuk mandiri dalam segala hal. tidak seperti selayaknya anak berusia belasan tahun yang masih memiliki kesempatan bermain dan bermanja-manja. bahkan aku terkadang merasa iri melihat teman-temanku yang bisa bermain dan terpenuhi keinginannya, seperti memiliki sepedah, boneka, dan peralatah sekolah yang layak. sedangkan aku yang setiap harinya sepulang sekolah selalu membantu ibu menjajakan kue nya keliling kota. aku yang menginginkan sesuatu harus dengan bekerja dahulu sebelum mendapatkannya terkadang merasa dunia ini sangat tidak adil, terkadang aku berfikir kenapa semua ini terjadi kepadaku, kenapa hanya keluargaku yang tuhan hukum atas kemiskinan. tapi walau begitu aku tidak pernah ingin berputus asa, karena ibu selalu berkata jika kita ikhlas dengan cobaan yang tuhan berikan maka sedikit banyak masalah yang kita hadapi pasti akan ada jalan keluarnya, rezeki dan nasib seseorang sudah diatur sedemikian rupa oleh tuhan. dimana kita yakin bahwa suatu saat akan ada masanya kita menjadi orang sukses dan menjadi orang yang beruntung. setiap kalimat yang ibukku katakan aku jadikan sebagai motivasi diriku agar kelak aku dapat menjadi orang yang berhasil dan membahagiakan mereka. meskipun sekarang banyak sekali cacian dan makian orang yang selalu merendahkan kami, tapi aku tetap berteguh pada tekadku untuk mengejar cita-citaku. aku ingin sekali menjadi seorang penulis karya yang dikenal banyak orang dan sukses, aku ingin dari hasil kerja kerasku mampu mengangkat derajat keluarga kami agar tidak ada lagi yang menghina dan merendahkan kami.
You may also like
Slide 1 of 9
Akankah Berbeda cover
karunia allah(END) cover
Persahabatan, Keluarga Dan Cinta cover
Terkenang dan Terlupakan cover
Arin & Ali cover
Tentang Rasa (TAMAT) cover
Embun Pagi cover
SI BUNGSU ADELL cover
life, promise and love cover

Akankah Berbeda

29 parts Complete Mature

Perceraian. akankah hidupku berubah namun,ini berbeda dari dugaan, keadaan lah yang membuat menjadi berantakan, karena, satu masalah menginginkan ku menjadi kekasihnya, Disisi lain seorang putri berusia 17 tahun menghampiri ku dan memanggil ku "mama"...... Terkadang aku berpikir Kehidupan ini menjadi jauh berbeda, Dari harapan, "berubah menjadi lebih baik dan menjadi pekerja keras untuk keluarga" malah yang ada hanya nambah masalah, Bagaimana ini..??