Ardhila
  • WpView
    Reads 201
  • WpVote
    Votes 35
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jun 16, 2018
Rank #175 (Teenanger) [11 Mei 2018] Lo udah nyadar lo terus berjuang mengahadapi cinta sepihak. Tapi lo nggak bisa berhenti karena sudah terlanjut sayang. Bagaimana dengan dia yang selalu hadir sama lo, walaupun dia yang nyebelin. Dia yang kata kamu banyak bacotnya tapi ketika di kesunyian kamu tiba tiba merindukan kebisingannya. Apakah kamu masih ingin bertahan atau melihat dia yang sepenuhnya berada di pihakmu? Memaksakan hanyalah membuatmu sakit sendiri. Jika kamu tak ingin menyakiti orang lain setidaknya jangan pernah memberi harapan atau kenyamanan. Kamu gak bakal tau gimana rasanya ditinggal pas lagi sayang sayang banget. Kenapa kamu selalu nyinyir aku Arga? Al, Kenapa kamu menatapku seperti itu di saat aku mulai mencari? Bapernya seorang cewek bukan hanya perkataan tapi perbuatan. Kau tahu itu? Ku sudah mulai gila bahkan 1 kata yang kau keluarkan dari bibirmu itu membuatku deg deg an. 1 kata bisa merubah segalanya. PERGI nya seseorang yang sekarang menjadi tokoh utama di hidupmu
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Biarkan Aku Mencintainya ✔
  • Tired Of Love
  • Friendzone
  • AZGLAIR
  • Aerilyn
  • FABULOUS [Completed]
  • NADIRAEFAL
  • ARGA : THE SAVAGE BOY {END}
  • Not Always Alone (Sudah Terbit)

{Sudah Diterbitkan} [Masih ada chapter 1-4] Pergi, berlari, menghilang, tidak bisa mengubah apapun. Perasaan Sherly tetap untuk kakaknya. Dunia membenci mereka, sudah pasti. Bahkan dunia sudah memisahkan mereka. Sherly terbang ke kota orang, meninggalkan sosok Arga yang ia cintai. Tidak mungkin bjsa bersama. Dia selalu jujur kepada perasaannya, setiap kali mengecup bibir merah itu. Deva hadir, membuat semuanya berubah. Termasuk isi hatinya. Semua yang berhubungan dengan Deva, mengingatkannya pada kakaknya itu. Dari pelukan Deva, genggaman tangan Deva, dan ciumannya. Pada akhirnya Arga datang menyusul dirinya. Mengambil apa yang dia punya. Sherly menjauh pada Deva. Terakhir, Sherly membenci Arga. ©Hak Cipta Terlindungi, ViernaSalsabila, 2016.

More details
WpActionLinkContent Guidelines