Story cover for Singgellillah by febi_ola
Singgellillah
  • WpView
    Reads 1,406
  • WpVote
    Votes 61
  • WpPart
    Parts 9
  • WpView
    Reads 1,406
  • WpVote
    Votes 61
  • WpPart
    Parts 9
Complete, First published Apr 15, 2018
Pagi yang cerah dan mentari 
pagi menyapaku dengan ramah. Tak seperti kemarin yang setiap pagi disertai dengan hujan, hujan yang mengguyur kota ini,entah mungkin karna menangis melihat banyak orang orang yang menyia nyiakan pagi hari yang indah ini dengan kata kata yang kurang baik .

       Dan awal ceritaku dimulai,pagi ini aku membuka email yang ternyata berisi tentang penempatanku di sebuah rumah sakit. Seketika aku langsung bersyukur kepada allah swt karna aku ditempatkan disebuah rumah sakit yang dekat sekali dengan rumah orang tuaku yaitu disebuah kota kecil bernama sawahlunto.
     "assalamualaikum bu, aku punya kabar baik buat kita semua bu, pasti ibu akan suka mendengar kabar bahagia ini"ucapku dengan sangat antusias

"walaikum salam nak, kabar apa nak"

"aku di tempatkan di rumah sakit yang sangat dekat dengan rumah ibu" .

"sungguh ibu sangat bahagia mendengar kabar ini,ibu akan menga8bari ayah dan kakakmu dulu. Baiklah ibu tutup dulu telfonnya ya nak? "


" baik bu".
         
          Kemudian aku bergegas membereskan semua barangku yang ada di apartemen yang ku sewa selama aku menjadi anak fk sampai akhirnya harus intrensif kedaerah sawahlunto dekat dengan orang tuaku yang selama kurang lebih 4 tahun aku tinggalkan untuk menuntut ilmu di kampung orang
All Rights Reserved
Sign up to add Singgellillah to your library and receive updates
or
#642pilot
Content Guidelines
You may also like
DIA ADALAH NAJA by ift2000
88 parts Ongoing
*** Aku Nasya Anindya Arkana. Lebih mudahnya, sebut saja Naya. Hari ini adalah hari kelulusanku, setelah kurang lebih empat tahun lamanya aku menempuh pendidikan strata satu di kampus yang ada di ibukota provinsi. Aku satu-satunya anak orang tuaku, maka dari itu sifatku sedikit manja, tapi aku juga mandiri kok. Papaku adalah Papa Arkana, beliau pemilik salah satu perusahaan yang bergerak di bidang properti. Kalau Mama, namanya Gayatri. Agar lebih mudah mengingatnya, sebut saja Mama Iyat. Beliau adalah istri Papa, Mamaku. Mama gak kerja, karena yang kerja anak buahnya. Mama punya beberapa butik di beberapa kota, salah satunya di kota tempat tinggal kami sekarang. Ah iya, aku hampir lupa. Aku juga punya seorang kekasih, dia dua tahun lebih tua dariku. Dia anak dari sahabat Papa. Kami bertemu sejak aku berusia delapan belas tahun, ya benar, saat aku menjadi mahasiswa baru di kampusku. Kekasihku itu dulunya seorang presiden mahasiswa, aku beruntung karena bisa mendapat banyak pelajaran darinya. Kebetulan kami juga mengambil jurusan yang sama, jadi jika aku tidak paham dengan mata kuliahku, dialah yang membantuku dan menjelaskan ulang hingga aku paham. Hubungan kami sudah berjalan sekitar tiga tahun. Lalu satu tahunnya bagaimana, bukankah aku kuliah selama empat tahun? Ya, satu tahunnya adalah masa pengenalan, pendekatan dan perkelahian. Hampir setiap hari dia mengusiliku, katanya agar aku selalu mengingatnya walaupun yang kuingat hanya tingkahnya yang mengesalkan. "Naya, kamu sudah bangun nak, cepat siap-siap" ucap Mama Iyat dari luar kamar. "Iya Ma, ini mau siap-siap" sahut Naya. Naya menutup laptopnya setelah mengupload beberapa kata yang barusan dia ketik disana.
You may also like
Slide 1 of 8
DIA ADALAH NAJA cover
New Possessive Family  cover
Setelah Hujan ( End ✔) cover
nostalgia SMA kita cover
Hai, Kak! (END) cover
Angel To Raya (END) cover
INFINITY LOVE | FreSha cover
ABOUT ERINE (orine) cover

DIA ADALAH NAJA

88 parts Ongoing

*** Aku Nasya Anindya Arkana. Lebih mudahnya, sebut saja Naya. Hari ini adalah hari kelulusanku, setelah kurang lebih empat tahun lamanya aku menempuh pendidikan strata satu di kampus yang ada di ibukota provinsi. Aku satu-satunya anak orang tuaku, maka dari itu sifatku sedikit manja, tapi aku juga mandiri kok. Papaku adalah Papa Arkana, beliau pemilik salah satu perusahaan yang bergerak di bidang properti. Kalau Mama, namanya Gayatri. Agar lebih mudah mengingatnya, sebut saja Mama Iyat. Beliau adalah istri Papa, Mamaku. Mama gak kerja, karena yang kerja anak buahnya. Mama punya beberapa butik di beberapa kota, salah satunya di kota tempat tinggal kami sekarang. Ah iya, aku hampir lupa. Aku juga punya seorang kekasih, dia dua tahun lebih tua dariku. Dia anak dari sahabat Papa. Kami bertemu sejak aku berusia delapan belas tahun, ya benar, saat aku menjadi mahasiswa baru di kampusku. Kekasihku itu dulunya seorang presiden mahasiswa, aku beruntung karena bisa mendapat banyak pelajaran darinya. Kebetulan kami juga mengambil jurusan yang sama, jadi jika aku tidak paham dengan mata kuliahku, dialah yang membantuku dan menjelaskan ulang hingga aku paham. Hubungan kami sudah berjalan sekitar tiga tahun. Lalu satu tahunnya bagaimana, bukankah aku kuliah selama empat tahun? Ya, satu tahunnya adalah masa pengenalan, pendekatan dan perkelahian. Hampir setiap hari dia mengusiliku, katanya agar aku selalu mengingatnya walaupun yang kuingat hanya tingkahnya yang mengesalkan. "Naya, kamu sudah bangun nak, cepat siap-siap" ucap Mama Iyat dari luar kamar. "Iya Ma, ini mau siap-siap" sahut Naya. Naya menutup laptopnya setelah mengupload beberapa kata yang barusan dia ketik disana.