We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Esquece
  • WpView
    Reads 119
  • WpVote
    Votes 24
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jul 4, 2018
WpInfo
Fiction
Romance
Ada saatnya, kita melepaskan dan melupakan orang yang tidak pernah menghargai kita. Aku melupakanmu dengan susah payah, dan kau melupakanku semudah membalikkan telapak tangan kau. Lepaskan,ikhlaskan. Tuhan akan menggantikan dengan yang lebih Indah. Trust me, I can do it. hanya butuh waktu sebentar lagi, aku bisa melupakan semua tentangnya. -Stefhanie Quillina Aretha.
All Rights Reserved
#3
forgetting
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Dear Future (new version)
  • HALAQAH CINTA (SUDAH TERBIT) ✓
  • U are
  • Why Do You Love Me [COMPLETED]
  • MY MJ (End)
  • Feelings [Revisi]
  • L'espace vide
  • Shivviness[END]
  • [END] Blind Rainbow
  • DikaRanggi

Mungkin sebagian sudah pernah baca cerita ini dengan nama tokoh lain. Ini bukan aku menjiplak karya orang, tapi ini memang karyaku yang hanya aku revisi aku rombak dan aku ubah nama tokohnya supaya bisa dibaca semua orang. Jadi jangan beranggapan kalau aku plagiat karya orang ya. Kamu bersamaku, jiwamu di dekatku. Tapi kenapa aku tidak tahu semua tentangmu. Aku pikir setelah jauh mengenalmu kamu sudah bisa terbuka kepadaku. Ternyata tidak, seakan banyak rahasia yang kamu sembunyikan. Lalu apakah aku memang memiliki tempat spesial di hatimu atau hanya pengisi kekosongan sementara. Di mana kamu akan pergi jika memang sudah mendapat yang lebih baik dariku? Dan aku hanya sebatas pengganti dia yang ada di masa lalumu? Tak bisakah aku menjadi masa depanmu? Di mana hanya ada kamu dan aku, kita berdua. -Iqbaal Pradipta Seandainya aku bertemu denganmu sebelum aku bersamanya mungkin keadaannya tidak serunyam ini. Tapi aku tidak menyesal karena bagaimanapun juga masa lalu itu memang harus ada. Bukannya aku tak mau jujur, hanya saja aku tidak bisa jika kamu menginginkan hanya ada kita berdua karena aku sudah harus bertanggung jawab pada malaikat-malaikat kecilku. Aku hanya takut jika yang lalu akan terulang lagi dan menyisakan aku yang terpuruk lagi. Selamat datang di masa depanku, yang banyak berisi tentang teka-teki yang mungkin sulit untuk kamu pahami. -Anastasya Lee

More details
WpActionLinkContent Guidelines