Asa Bersama Rasa

Asa Bersama Rasa

  • WpView
    Membaca 9
  • WpVote
    Vote 2
  • WpPart
    Bab 1
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Min, Apr 15, 2018
Ketika asa bertemu dengan sesuatu bernama rasa, akankah menjadi bahagia? Gadis memakai cadigan biru laut yang menenangkan itu tak juga beranjak dari tempatnya berdiri, matanya mendapat tajam apa dua manusia yang tengah bersenda gurau di depannya. laki-laki berkulit sawo matang dengan kemeja kotak-kotak kesayangannya tengah tertawa renyah bersama pujaan hatinya. Hatinya mencelos mengingat ketika tadi dirinya mengajak sang laki-laki bercanda, Ia hanya diberikan dengusan saja. Tapi sekarang lihatlah betapa bahagianya jika sosok yang lain tengah bersamanya, seakan ia tak pernah ada dalam kehidupan yang kini mereka jalani. Hati gadis dengan rambut sebahu berwarna hitam kelam itu bagai di remuk, Ia ingin berteriak tapi Ia tak ingin membuat semuanya semakin tak karuan. akhirnya yang ia lakukan adalah pergi meninggalkan keduanya bersama tawa yang semakin nyaring bagi mereka dan semakin sakit menusuk bagi sang gadis bertubuh mini bernama Asa
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#487
rasa
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • DANADYAKSA
  • Tikungunya
  • Jodohku
  • AKSATA (SELESAI)
  • [✔] AKSARASSA
  • Keysha
  • DIFFERENT TWINS [ END ]
  • My Feeling [END]
  • ELZEAN [On Going]
  • Because I'm Stupid (End)

Danadyaksa adalah laki-laki dengan hidup yang sangat sederhana. Cibiran dan hinaan sering didapatkannya dari teman-teman satu sekolahnya terutama perempuan karena menggunakan sepeda motor beat berwarna hitam setiap berangkat sekolah. Orang tuanya meninggal ketika ia masih duduk di bangku SMP, meninggalkan dua orang adik yang harus Aksa hidupi. Menjadi Ayah, Ibu sekaligus kakak di usianya yang begitu belia bukanlah hal yang mudah. Aksa mulai bekerja semenjak orang tuanya meninggal untuk memenuhi kebutuhannya serta kedua adiknya yang masih kecil. Menjadi kuli bangunan, penjaga toko, pelayan restoran dan berbagai pekerjaan serabutan lainnya Aksa lakukan. Aksa pernah berkata: "Nggak papa gue nggak punya masa depan yang terjamin, tapi adek-adek gue harus punya masa depan. Harus jadi orang besar." Aksa tidak pernah memikirkan perihal cinta. Yang ia pikirkan hanyalah adik-adiknya. Bagaimana masa depan adiknya, bagaimana mendidik adiknya dengan baik dan bagaimana adiknya bisa menikmati hidup seperti anak lainnya yang penuh kebahagiaan dari keluarga. Namun, Aksa mulai tertarik dengan cinta semenjak ia mulai mengenal Alsava. Gadis yang dikenalnya sejak insiden Aksa yang tanpa sengaja menginjak kacamata Alsava. Tapi rasanya sangat tidak mungkin untuk memiliki Alsava yang latar belakang ekonominya sangat jauh beda dengan dirinya. Apakah mereka bisa bersama? Mungkin. Atau justru, tidak akan pernah bersama. ** "Sa, gue boleh suka sama lo, nggak?" "Tunggu gue sukses." ** "Gue kalo mau suka sama Alsava juga harus sadar diri. Gue orang nggak punya. Beda sama dia." ***

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan