SAMUDRA HATI ( ✔ )

SAMUDRA HATI ( ✔ )

  • WpView
    Прочтений 7,664
  • WpVote
    Голосов 297
  • WpPart
    Частей 15
WpMetadataReadЗавершенная история пнд, мая 7, 2018
Aku mungkin memang sudah gila menghabiskan uang jajanku hanya untuk membeli tabloid setiap hari sabtu. Ya seperti aku sudah gila! Karena aku tergila-gila padanya, Rafaël Alvarez, bintang sepakbola yang masih muda tapi telah kaya prestasi. Astagfirullah...tapi aku mempunyai alasan kenapa aku mencintainya. Cinta? Benarkah ini cinta? Ini lebih cocok di sebut nafsu. "Kau sudah gila! Kau mencintainya dan kau mengharapkan dia menjadi seorang muslim?" Inge duduk di atas meja di kelas. Matanya menatap kedua bola mataku dengan tajam. "Itu hal yang tak mungkin. Kamu berkhayal dek..." "Dan satu lagi, jangan kau lupakan mbak, aku juga ingin jadi istrinya." Kataku seraya ku lemparkan senyum keledai. "Aku tak mengerti jalan pikiranmu. Sadarlah kita ini siapa? Dan siapa dia?" Inge menggeleng-gelengkan kepalanya. Aku hanya tersenyum padanya. "Kau tahu bagaimana wanita yang mereka impikan? Mereka menginginkan wanita yang cantik glamour dan juga seksi. Mereka akan bangga mempunyai istri seperti itu." "Aku tahu..." jawabku tenang. "Dan kau tahu berapa juta penggemar wanitanya yang cantik, glamour dan seksi di Dunia! Bukan hanya di Inggris atau di Indonesia." "Aku tahu..." aku masih menjawabnya dengan tenang. "Nah sekarang kau tahu. Sekarang coba kita lihat diri kita! Tak cantik, sederhana, dan berkerudung." Inge turun dari meja, ia memegang kedua lenganku dari belakang dan mendorong tubuhku menuju cermin kelas. "Coba berkaca!" ucapnya lagi gemas. Matanya setengah melotot menatapku dari kaca. "Aku tahu dan kau tak perlu mengingatkanku akan hal itu." Jawabku lembut. Aku membalikan tubuhku dan menatapnya sekilas. Lalu berjalan santai ke arah tempat dudukku sambil tersenyum-senyum. "Lalu apa yang kau punya? Apa yang bisa kau banggakan hingga kau keras kepala memimpikan itu?" Inge menatapku heran. Novel ini karya Fathia Mohaddisa, aku copas dari FP Kawanimut
Все права сохранены
#236
pengorbanan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

Вам также может понравиться

  • She Is not Cleopatra
  • SYAQIL (Kuliah Tapi Nikah) || TERBIT✓
  • Takdirku Untukmu (END)
  • Imam untuk Gladysa✓
  • Assalamualaikum Imamku
  • Way To You (END)
  • Arhesa
  • Assalammualaikum, Ustadz [END]
  • Air Mata Cinta Di Teras Surga ( SELESAI )

"Ketahuilah, apapun yang menjadikanmu tergetar, itulah yang terbaik untukmu! Dan karena itulah, kalbu seorang pencinta-Nya lebih besar daripada Singgasana-Nya."-Rumi ----- "Tuhan sedang menarikmu menuju apa yang menjadi rencana-Nya," ucapan itu membuat hatiku bergetar. Aku menatap mata coklat gelapnya sembari menahan perihnya darah segar yang mengalir di lengan kananku. Napasku tercegat saat aku menatap hanya debu dan pasir yang betebaran menutup arah penglihatanku. "apa kita bisa kembali?" tanyaku. Mata Zaidan menampakkan kilauan harapan seakan mengatakan "percayalah Tuhan akan mengirimkan seorang malaikat tanpa sayap untuk menolong kita" secara tersirat. Lantas ia mengangguk yakin menatapku. Aku terdiam saat suara itu terdengar jelas di telingaku, "طبيبة" teriakan itu menggema diantara puing-puing bangunan yang begitu memiluhkan. "Aisyah," panggilku memastikan. "ZHAFIRA!!! ZAIDAN!!!" "itu suara Yusuf," gumam Zaidan yang kubenarkan. "begitu dekat untuk meyakinkan hatimu akan bertahan kepada siapa." Aku terdiam tak menanggapi ucapan pria tampan ini. Hatiku kembali diragukan oleh perasaan cinta dan kekaguman pada makhluk-Nya. Ternyata benar apa kata Zaidan, bahwa Tuhan sedang menarikku menuju apa yang direncanakan-Nya. Dan kini adalah waktuku untuk menerima rencana itu dan memutuskan kemana hatiku akan berlabuh. ----- "Teruntuk dia yang ada dalam gemuruh porak porandanya padang pasir dan kisahnya, teruntuk seseorang yang melabuhkan perasaan dan melangitkan doanya dalam sebuah peradaban bumi para nabi. Aku hanyalah seseorang yang berusaha menjadi Kartini untuk menegakkan keadilan bagi perempuan dan menjunjung tinggi kedamaian di dunia. Aku tak memiliki banyak kekuasaan, karena aku bukan termasuk sederet perempuan sempurna Mesir dengan segala pesonanya. Aku bukan Cleopatra." -Zhafira Aisyah Farida-

Подробнее
WpActionLinkТребования к контенту