Puisi dan kata-kata yang berasal dari hati~

Puisi dan kata-kata yang berasal dari hati~

  • WpView
    LECTURAS 3
  • WpVote
    Votos 0
  • WpPart
    Partes 2
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación sáb, abr 28, 2018
Hanya kata-kata dan puisi yang ingin disalurkan. Kata-kata yang awalnya tak tau harus dipublish kemana. sehingga tempat ini menjadi wadah menyalurkannya. Dan semoga kata-katanya bermanfaat bagi orang lain Juga😊 . Kenapa dihidup harus ada huruf? karena huruf dapat merangkai menjadi sebuah kata/kalimat. Kenapa dihidup harus memiliki kata? karena kata dapat mendeskripsikan perasaan dari hati. . Ayara
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Cinta dan Takdir Rania [End]
  • DikaRanggi
  •  Mengikhlaskanmu Di Ujung Senja (PROSES REVISI)
  • LELAH
  • pengendali hati
  • Happier Than Ever [COMPLETED]
  • Aku, Kamu, dan Takdir Tuhan
  • Just Diary
  • Infinity

❝Keputusan berat yang harus aku ambil, demi menjagaku juga menjagamu adalah menjauhimu. Bukan karena benci, tapi karena aku mencintaimu. Semata agar kau dan aku tidak terjerumus dalam syahwat yang hina.❞ Begitulah kutipan tulisan yang aku tulis dan kutujukan untuk seseorang, cinta pertamaku. Assalamu'alaikum ... aku Rania Andinadya. Jika kamu bertanya kisah ini mengisahkan tentang apa ... ini tentang perjalananku dalam menemukan hingga harus belajar mengikhlaskan cinta pertamaku. Aku, begitu mencintai dia. Namun anehnya, aku sama sekali tidak pernah berani mengungkapkan perasaanku padanya. Sampai suatu masa, ketika cintaku mulai terbalaskan, hidayah-Nya perlahan-lahan mengetuk pintu hatiku. Aku pun menyadari, aku dan dia tidak seharusnya sering berinteraksi, demi menghindari syahwat yang hina. Meski telah berhijrah, cintaku kepadanya masih sama. Dalam diam, aku tetap mencintai dan mendo'akan kebaikan untuknya. Tapi, siapa sangka takdir malah berkata lain. Setelah menjauhinya sebab cinta, ia telah menemukan pujaan hatinya. Lantas aku berusaha mengikhlaskan, meskipun ikhlas adalah suatu hal yang teramat pelik. Dan satu pertanyaan terus mengusik pikiranku ... mampukah aku mengikhlaskannya?

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido