We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Selembar Kata Untuk Keadilan

Selembar Kata Untuk Keadilan

  • WpView
    Reads 13,295
  • WpVote
    Votes 207
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadComplete Sun, Dec 9, 2018
WpInfo
Non-Fiction
Sebuah kisah perjuangan anak pedalaman untuk menggapai pendidikannya. Mewujudkan berjuta mimpi kepada gubuk tempat mereka menimbah ilmu. Tentang bagaimana mereka bisa mengetuk hati pemerintah, menolehkan mata hatinya kepada mereka.
All Rights Reserved
#970
pendidikan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Feeling Blue
  • Adinda | Jeno Jaemin
  • Ashita 2  :   your Memory Of Darkness
  • AKALA ; My heart beats for Miss
  • 𝐎𝐀𝐒𝐈𝐒 𝐌𝐄𝐍𝐆𝐈𝐊𝐈𝐒?
  • Renjana [COMPLETED]
  • RIMBA MERUN
  • Story of My Life SEASON 1
  • Jejak Asa Di Ujung Pelangi
  • Antologi Cerpen Hitam Atau Putih

Di tengah riuh dunia yang terus berjalan, Senandika tumbuh dalam sunyi. Remaja pendiam itu menyimpan luka dari rumahnya sendiri, konflik orang tua yang tak kunjung reda membuatnya terbiasa memendam, menutup rapat perasaannya dari dunia. Ketika ia pindah ke sekolah baru, segalanya tampak akan berjalan sama... hingga ia bertemu Airi Anindya. Anindya, dengan senyum hangat dan keberaniannya yang cerah, perlahan mencairkan dinding beku dalam diri Senandika. Hari-hari sekolah tak lagi sepi, dan untuk pertama kalinya, Senandika merasa dimengerti. Persahabatan mereka tumbuh menjadi ruang aman yang tak pernah ia miliki sebelumnya. Namun, takdir berkata lain. Tepat ketika Senandika mulai pulih, Anindya pergi untuk selamanya. Kepergian itu mengguncang dunia Senandika, menciptakan luka baru yang lebih dalam dari sebelumnya. Tahun-tahun berlalu. Senandika beranjak dewasa, membawa kenangan Anindya di sudut hatinya yang sunyi. Hingga suatu hari, ia bertemu seseorang dari masa lalunya, bukan Anindya, tapi seseorang yang pernah berdiri di latar belakang cerita mereka. Pertemuan itu perlahan membuka pintu yang sudah lama tertutup, dan Senandika kembali dihadapkan pada pilihan antara tetap tinggal dalam kenangan, atau memberi kesempatan bagi masa depan. "Feeling Blue" adalah kisah tentang kehilangan, penyembuhan, dan harapan. Tentang bagaimana satu pertemuan bisa mengubah segalanya, dan bagaimana cinta selalu menemukan jalan pulang dalam segala bentuknya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines