The Last Survivor

The Last Survivor

  • WpView
    Membaca 9
  • WpVote
    Vote 0
  • WpPart
    Bab 2
WpMetadataReadDewasaLengkap Jum, Mei 18, 2018
Bumi bergemuruh hebat....Kilat menyambar menakuti seluruh sudut jalan...Hujan membasahi setiap sudut dunia... Di sebuah kota yang Sunyi yang penuh dengan kengerian dan ketakutan mengisi titik ruang di setiap tujuan arah angin menghembus ..di atas permukaan bumi terkapar dengan kaku orang yang tidak berdosa yang kemudian menjadi orang yang melebihi dari manusia normal.mereka kehausan dan lapar berjalan menuju dimana mereka mencium bau darah yang segar.Dengan penciuman mereka yang seperti itu apa kah kamu masih bisa bertahan di dunia mayat hidup yang bisa mengancurkan daging dan tulangmu sampai tak tersisa?apakah masih ada orang lain yang bisa bertahan hidup dalam situasi yang penuh dengan teriakan dan darah terpencar dimana-mana?disini menceritakan tentang seorang pemuda yang berani melawan amukan dunia yang sangat ganas dan dia berpikir apakah tinggal dia saja yang bertahan atau masih ada survivor lain di luar sana yang butuh pertolongan?...
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • [END] Membuka Taman Es dan Salju di Padang Gurun yang Membara
  • THE AXE
  • Mas Seskab With Partner Media [HIATUS]
  • "Dia Nakula"
  • 𝐚𝐛𝐬𝐪𝐮𝐚𝐭𝐮𝐥𝐚𝐭𝐞
  • Don't  Fall  For  The  Golden  Boy  (DAENGSUNG/MYUNGNYANGZ)
  • √→[TRANSMIGRASI ALKANA]←√ { B × B } [✓]
  • PROPHAGE: Genesis
  • Mr. Mulut Pedas (END)

Di akhir zaman, Yun Shen disiksa oleh rasa lapar hingga saat-saat terakhir. Ia menghembuskan nafas terakhirnya. Ketika ia membuka matanya lagi, ia melihat tanah yang gersang dan terbakar. Dibandingkan dengan kekacauan di akhir zaman, tempat ini begitu gersang hingga membuat orang-orang putus asa. Yun Shen menendang tanah tanpa sehelai rumput pun dan mengumpat: "Tidak ada tempat bagi orang untuk tinggal di sini, kan?" [Ding, program Taman Gurun telah terpasang.] [Misi pemula: Harap konfirmasikan alamat pembangunan taman.] [Hadiah: Makanan gratis selama tiga hari.] Makanan gratis?! Setelah mendengar makanan gratis, Yun Shen langsung melompat dan menyingsingkan lengan bajunya untuk mulai bekerja. * Sebuah surga kecil muncul diam-diam di bumi yang panas. Awalnya, orang-orang mengira itu adalah wilayah pribadi seorang bos besar, tetapi mereka segera terkejut dengan pemandangan di depan mereka. Dipenuhi dengan udara dingin, tanaman halus, salju yang memikat... Ada lebih dari sekedar tanaman di sini! Tanaman hijau, segar, renyah, dan lembut! Dan semuanya diaspal dengan cara yang tidak manusiawi. Di kedalaman taman, ada roller coaster, kursi terbang, mobil bumper, dan bahkan dinding es yang bernyanyi, dan toko-toko ajaib yang tak terhitung jumlahnya. Para turis pun tertawa terbahak-bahak. "Ini surga! Ini keajaiban!" Para karyawan taman mengangkat kepala mereka tinggi-tinggi, "Ya, tuan kita sangat kuat!" Ada rumor...

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan