Story cover for rindu by sastra98
rindu
  • WpView
    LECTURES 3
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Chapitres 1
  • WpView
    LECTURES 3
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Chapitres 1
En cours d'écriture, Publié initialement avr. 16, 2018
dan aku kini menjadi sebutir bisu yang
terpahat kaku
pada dinding retak berwajah pilu,
menahan selembar kisah dari kota sejuta tabir biru,
meruntunkan derainya hujan air mata tanpa senja.
ternyata dimusim ini kau tetap saja menggigil seperti sebuah puisi tanpa aroma tiramizu, sepet dan hampa untuk dicicipi kedua manis bibirku.
dan mata ini menjadi layu, lemah dan pasrah; sesendu daun angsona yang ramah tapi juga basah.
mungkin menangis ..
atau entahlah.. !!
barangkali aku yang dungu memantrai syair-syair sunyi yang resah menunggu kabar syurga;
dari buah senja yang ditumbangkan,
tak seranum senyumu.
sepasang sayap menggepak di antara beribu balutan do'a juga cinta.
berharap engkau menjelma binar-binar gemintang berfaras angkuh, pada langit malam yang setia menyabitkan rindu.
dan kau barangkali hanya sebuah umpama tak berupa.
membuatku kehilangan kata.
atau kau hanya hujan yang berpura-pura acuh, namun grimismu mengindahkan langitku yang buram mengeruh kabut.
begitu cantikkah ?
biasa saja !
kau hanya intan semesta yang luput melebur di beningnya candra purnama.
dan aku termangu memandang pesonamu.
itu saja !
dan hanya itu semacam rindu yang tiba-tiba menghambur dijeling matamu !
aku beku.
Tous Droits Réservés

1 chapitre

Inscrivez-vous pour ajouter rindu à votre bibliothèque et recevoir les mises à jour
ou
Directives de Contenu
Vous aimerez aussi
"ARGON" Untukmu Bidadari Hatiku, écrit par D_Prayogo
5 chapitres Terminé
semua kisahku bermula saat pertama engkau hadir dihadapan mataku. wajah itu tak pernah hilang dari bayangan anganku. selalu menghanyut senyummu dalam kalbuku. semua kisah puisi hanya menggambarkan tentang keindahan dirimu. tak pernah bosan tanganku menulis untukmu. tak pernah lelah jemariku melukiskan indahnya parasmu. sinar mentari,tiupan angin,desiran rumput,kemersik daun,kicauan burung,gemercik air, bag menggambarkan pesona indah parasmu. alunan seruling bambu,senduh dentingan gitar, terus mengiringi merdu suaramu dalam relung hatiku. tak pernah lupa selalu terngiang dalam kepalaku " bang Ar!". setiap saat, setiap hari, aku berusaha selalu ada untukmu. menjagamu sekeras apa pun, membimbingmu sejauh apa pun, menuntunmu sesulit apa pun. bagai sepasang merpati yang selalu terbang beriringan, bagai sepasang kelinci yang selalu melompat bersamaan. namun, aku hanyalah akar untukmu. yang menopangmu, menjaga agar kau tetap berdiri.namun, aku hanyalah aliran air untukmu. yang menjadi wadah untukmu berenang semakin jauh. senyummu adalah bahagia untukku, namun tangismu bukanlah sedihku. karena aku harus kuat untuk membuatmu tersenyum sepanjang hari. hingga kau melantunkan suara merdumu "bang Ar!". namun, bagai dentuman guntur di siang bolong, bagai derasnya hujan di panas terik. semua berubah karena ke egoisanku. karenaku, bunga yang indah mekar kini layu dan gugur. karenaku, angin sepoi peniup melodi kini menjadi badai topan yang ganas. yang tinggal hanya dentingan pedang yang beradu, hanya desingan peluru yang memburu. saling membekas luka, menyayat sembilu dalam relung hati. menjatuhkan merpati, membinasakan kelinci, menumpahkan darah di sepanjang perjalanan yang tersisa. kini hanya ada akar tanpa pohon, air tanpa ikan, dan selembar kertas putih. kini yang terbakar hanya amarah yang mengatakan "tolong jauhi aku!".
Vous aimerez aussi
Slide 1 of 9
Dia Semesta cover
love story firman&mavera cover
ꏂ꒒��ꍌ꒐꓄{𝓰𝓮𝓵𝓲} cover
ROMANSA KATA cover
Awal Bertemu Denganmu  COMPLETED ✔ cover
Mas Seskab With Partner Media [HIATUS] cover
KAIFA HALUKI?? cover
Rain cover
"ARGON" Untukmu Bidadari Hatiku cover

Dia Semesta

45 chapitres Terminé

" aku ga suka berbagi ka, apalagi perihal kamu" " ga akan ada yang terbagi, its only you " Kisah dua insan yang dipertemukan Semesta tanpa sengaja Dipersatukan tanpa diduga Kedatangannya seolah membawa warna Untuk mengubah kegelapan yang ada Tuhan memberikan mahakarya Yang dia ciptakan dengan sempurna Untuk membuatku bahagia di semestanya Dan tanpa sadar aku jatuh Sejatuh-jatuhnya Hingga pada akhirnya Aku berada di titik tertinggi mencintai Mengikhlaskan