rindu
  • WpView
    Membaca 2
  • WpVote
    Vote 0
  • WpPart
    Bab 1
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sen, Apr 16, 2018
Aku tak mencintaiMu seperti seorang kekasih, menawarkan bunga mawar yang mekar. Inilah hatiku.. Tiada lagi yang ku cinta. Tenggelam dalam lautan kasihMU. Wahai EngKAU tempat pelabuhan hati. Malam mencelup seluruh jiwaku, hingga pagi remang-remang. bila embun tahu, aku lebih dulu memeluk dedaunan. Aku lebih dulu Memanjat dinding langit, menggambar bayang; bagai fajar. DenganMU aku tak mau apapun, waktu pun membeku. Dihari-hari yang tanpa kekasih dihati, bagai bunga aku gugur tanpa sisa. Tiada yang lebih indah selain secangkir syukur yang ku reguk hari ini. Dibibir berlumur doa, lentik jemari merangkai syair. memujiMU yang agung lidah ini terlalu kelu. O, Terlalu riangkah aku. Atau rinduku memang sudah membumbung ke angkasa.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Dari Embun, untuk Fajar dan Matahari
  • Cinta Dalam Mekarnya Bunga
  • • EUTANASIA •
  • ALBARA - (Jatuh Cinta Itu Lucu)
  • زوجتي( Zaujatii)
  • BITCH
  • Tepian Semu || Lilynn✅
  • Lara yang tak kunjung USAI ||•ondah•||

Jatuh hati dan jatuh cinta jelas bukan perkara yang serupa. Maka tak khayal, tidak pula dapat diambil tindak sama atas laku keduanya. Aku tak suka kau yang disandingnya, mungkin kau tahu dengan sungguh bagaimana aku mendamba. Maka ini pilihan, putuskan mana yang benar layak. Padaku atau atasnya, bahagiamu adalah apa yang harus pula semestinya. Sebab bukankah diwaktu fajar dipaksa meniada, maka saat itu pula embun ikut meluruh bersamanya. Lantas surya? Ia bisa apa ketika itu adalah titah sang maha?

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan