Split in Half

Split in Half

  • WpView
    Reads 1,380
  • WpVote
    Votes 61
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, May 31, 2018
"Aku tahu Tuhan itu ada. Hanya saja aku belum bisa mempercayai lagi akan keberadaan-Nya. Aku tidak mendustakan Tuhan, apalagi menghasut orang lain untuk tidak lagi percaya. Ini naluri hatiku jadi jangan salahkan aku, karena Tuhan sendiri yang sudah membuatku kecewa dan berhenti percaya." -Gauri Hansen- "Selama aku hidup, aku baru menyadari bahwa alam semesta ini ada penciptanya dan bukan terhampar dengan sendirinya. Dan aku bersyukur karena aku belum telat untuk mengetahui fakta luar biasa dari Sang Maha Indah dari segala yang indah." -Aiden Cathal- "Aku percaya Tuhan itu ada, dan Tuhan itu hanyalah Allah yang Maha Kuasa. Meskipun aku hadir dalam jiwa yang sudah tidak mempercayai lagi ada-Nya, tapi naluriku sangat mempercayai kekuatan dan pertolongan-Nya memang benar ada, dan sangat dekat." -Annastasya Hansen- Catatan akhir Desember~ Carlow, Irlandia. Tertanda, Gauri Hansen✒
All Rights Reserved
#16
atheis
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • SINGASARI, I'm Coming! (END)
  • Garis Takdir Adinda (END) ✓
  • Memeluk Hujan
  • lengkara
  • Lain Dunia (Tamat)
  • My Duchess / End
  • Evanescent
  • Langkah (By Auzizahirah)

Kapan nikah??? Mungkin bagi Linda itu adalah pertanyaan tersulit di abad ini untuk dijawab selain pertanyaan dimana sebenarnya jasad I Gusti Ketut Jelantik dikebumikan. Kurangkah dia berikhtiar? Lalu apa namanya kegiatan blind date yang harus Linda lakoni setiap akhir pekan selama empat bulan, tentu atas prakarsa sang Mama tercinta. Apa juga salah Linda jika hingga saat ini tidak menemukan sosok pria dari pasangan Blind date yang cocok. Giliran Linda merasa cocok malah si pria yang merasa tidak cocok. Apalagi tidak jarang justru pria aneh yang ditemuinya. Walaupun memang kelakuan murid - muridnya jauh lebih aneh. "Mama nggak mau tahu, pokoknya kamu harus ketemu anak temen mama weekend ini. Nggak ada alasan, Titik!!!" "Please Mama, Linda capek, libur dulu deh dua Minggu yaa... yaa... pulang ke Bandung weekend itu bikin darah tinggi, macet parah Mama!" "No... No... No!!!" "Mama... Ah pusing... Linda mending kabur aja!!!" "Ide bagus itu, kalau bisa pergi ke tempat yang Mama nggak bisa hubungin kamu!!! Yang jauh biar kamu sekalian dipecat jadi ASN!" Percakapan antara aku dan Mama yang berjarak sekitar 152 km itu dalam sekejap berubah berjarak ratusan tahun. Aku akhirnya benar-benar berada di tempat yang tak akan terjangkau bahkan oleh Mama. Berada di kerajaan dengan catatan sejarah paling berdarah. Apakah aku telah dikutuk oleh ibuku seperti Malin kundang? Atau karena namaku MALINda Rengganis Puteri, jadi nasib kamipun sama? "MAMA... LINDA MAU PULANG!!!" PERHATIAN!!! Jangan terlalu mempercayai apa yang anda baca. Cerita ini hanya fiktif belaka, jika ada beberapa kesamaan nama, tokoh, karakter, tempat, waktu dan peristiwa berarti sebagian cerita diangkat dari kisah nyata dalam sejarah.Tidak ada kesengajaan untuk membuat kontroversi tetapi hanya bermaksud sebagai hiburan semata.

More details
WpActionLinkContent Guidelines