Namun.
  • WpView
    Reads 17
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Apr 16, 2018
WpInfo
Poetry
Aku harap semuanya baik-baik saja. Walau bukan lagi sebagai "kita". Dibuat oleh aku Tetapi.
All Rights Reserved
#381
perih
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Pikul Pilu Pada Pulangmu | ✔
  • Unexpected Married  (YUSION/SIYU  GS)
  • Semua Memukul (✅)
  • Rembulan Yang Sirna
  • My Wish
  • My SIN (GXG iam Lesbian)
  • အချစ်၏ဟန်ပန်-𝑻𝒉𝒆 𝑺𝒕𝒚𝒍𝒆 𝑶𝒇 𝑳𝒐𝒗𝒆(Complete)
  • kumpulan cerpen kookmin/Jikook (book 2)
  • poem

Apa yang sebenarnya manusia inginkan? Apa yang sebenarnya lahir dari kembara tanpa tuju? Menyibak kekosongan, enggan berhenti. Satu dua kali, aku pun melakukannya. "Di mana rumahmu? Apa kamu mengunjunginya akhir-akhir ini?" Semilir mengantar gembiramu pada saat gelisah sejak kemarin menjemputku. Tapak tidak mengambil jeda. Pun bibir bergetar, melengkung pahit. "Tidak. Rumahku tidak dapat aku temukan." Rumahmu mungkin bukan lagi rumah yang hangat. Terlalu terkepul tangis, dusta, dengki, dan segala lara yang dibawa seorang diri. Tanpa kenal lelah meski sebenarnya ingin menyerah. Bersama perasaan-perasaan ini, kamu akan menemukan tempat bersandar. Bersama apa pun yang tertulis di sini, mari temukan kembali dirimu yang mungkin telah lama lupa jalan pulang. *** Seri Dua dari antologi puisi FOUR ©2026

More details
WpActionLinkContent Guidelines