J I N G G A

J I N G G A

  • WpView
    LECTURAS 471
  • WpVote
    Votos 30
  • WpPart
    Partes 2
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación vie, abr 20, 2018
- Yogyakarta. Pertemuan itu kembali ada, degup itu merona kembali. Lalu kata kembali berkali-kali muncul, tentang kembali untuk mencintai seseorang yang telah lama kita coba untuk hilangkan dengan paksa. Kembali yang selalu ku nanti saat tatap kita masih jauh. Lalu, kembali pada dekap yang selalu ku rindukan. Jika pertemuan ini benar nyata adanya, ku harap bukan lagi kata selamat tinggal untuk di akhir nya. Batas, Tanpa tatap yang memiliki Bahkan sayap yang menerbangkan Pada suara namun hanya terbaca Kau sempat ada... Batas, Kini terlalu untuk menjadi lalu Masa pada detik dimana ada hening kau kembali Menjadi tuan dalam ilusi... Batas, Kini lenyap tak ada sedikit rasa Bagai semu yang tak pernah ada Lenyap entah kemana Hilang bagai senja yang berganti malam Lalu menyapa kembali pada esok. Namun sekarang kelabu, Ku harap kau akan tetap kembali. Salam manis dariku, ( Yabila Jirhana.)
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • After Djingga (Completed)
  • Nothing Vain Love
  • Senja Dan Jingga
  • Two of Us, Until No One~《Seulrene》 [END]
  • CLOSER •Jinsoo• (✔)
  • Yogyakarta Mendarah
  • Someone You Can't Have (JENLISA) ✓
  • Semesta
  • Rindu [TAMAT]
  • Started From, Marriage (END)✔️

[Revisi setelah complete] -- Jika cerita Sanjoya sudah ending. After Djingga akan direvisi. 😊 Kau akhir senja yang membahagiakan. "Jinggaku yang kuanggap sebagai obat, dalam setiap detik saat menyapa sepenggal kenangan dalam sebait ingatan tentang mereka." Seorang gadis yang menyukai senja, yang harus menerima luka dari orang yang di sayangi. Seorang gadis yang nantinya siap berjuang hanya untuk seorang laki-laki yang belum pernah merasakan cinta. Kepada Bhima, seorang Ersalya mampu mengenal berjuang hanya untuk sebuah balasan. Kepada keluarga yang selalu menjadi alasannya agar tetap kuat dalam menghadapi setiap masalah dan selalu siap dijadikan tempat bersandar. Dan kepada para sahabatnya, seorang Ersalya mengerti perasaan yang terabaikan tetapi tetap peduli. Dan bagaimana cara memaafkan mereka yang sudah berbuat 'tak sengaja'. Sebuah rentetan kata yang ia susun untuk segala yang dicintainya dan sebuah kisah. Kisah yang tertulis berderet dalam lembaran kehidupan dengan pelajaran seperti senja.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido