Love in Silence

Love in Silence

  • WpView
    Reads 411
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Apr 16, 2018
WpInfo
Fiction
Romance
Yang awalnya ribut mulu. Ternyata lama kelamaan bisa memendam rasa yang begitu dalam ya? Ya, seperti Dita dan Rizky yang akan saling jatuh Cinta, namun masih sulit untuk mengungkapkan. Banyak cara yang bisa dilakukan namun sulit untuk mereka lakukan. Wahh terus gimana ya caranya mereka bersatu? Yang kepo baca aja. . . . [Warning: non baku,kata kasar dimana mana]
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • [BUKAN] Couple Goals 2
  • Favorite Wound
  • You Are Mine [Terbit]
  • Takdir Cinta Zia
  • ReiAtha
  • STORY KEISHA (TAMAT)
  • Destiny.
  • Paradise
  • Difficult Chemistry
  • The Gray Love✔

Sequel [Bukan] Couple Goals "Lo kenapa sih marah-marah mulu?" "Hormon" "Hello, lo tiap hari marah-marah, itu haid apa pendarahan?" Seru Geri pelan Gea nyengir "Lo kan tau, gue sambil berak aja bisa kerja" "Bukan berak, tapi pup" koreksi Geri "Apa bedanya? Sama-sama keluar tai" "Beda" "Ya apaaaa?" Desah Gea malas. "Diantara, berak, beol, sama eek, pup lebih sopan dan halus diantara ketiganya. Faces yang keluar dari pantat lo itu bentuknya sempurna, senyap, gak bersuara, keluarnya mulus, dan baunya masih ditahap sopan" "Dan berak?" "Itu bentuk paling sempurna dari buang air besar. Biasanya itu terjadi kalo lo nahan berak lama banget dan udah gak tahan. Faces yang bakal lo keluarin juga gak karuan bentukannya. Suaranya biasanya berisik, kayak, brat-brot-brat-brot. Dan baunya jangan dikata. Udah kayak bantar gebang"

More details
WpActionLinkContent Guidelines