My Skyscraper

My Skyscraper

  • WpView
    LECTURAS 62
  • WpVote
    Votos 0
  • WpPart
    Partes 5
WpMetadataReadConcluida mié, abr 18, 2018
Diantara isakan tangisnya itu, dia melihat piano yang ada di studio. Dia mulai menghampiri piano itu, duduk di depan piano dan dia mengusap air matanya. Dia mulai memainkan tuts piano dan isakannya perlahan hilang. Mulutnya terbuka, matanya masih kabur, pipinya pun masih basah. Dia mulai bernyanyi begitu saja.. ♫♫Skies are crying, I am watching Catching tear drops in my hands Only silence, as it's ending Like we never had a chance Air matanya mulai keluar lagi, dia mencoba menahan tangisnya. ♫♫Do you have to make me feel like There's nothing left of me? . . . . . ♫♫ You can take everything I have You can break everything I am Like I'm made of glass Like I'm made of paper And Go on and try to tear me down But I will be rising from the ground Like a skyscraper..♫ Like a skyscraper.....♫♫ Kini dia bernyanyi dengan lantang. Dia sudah tidak peduli jika ada yang mendengarnya..atau menghujatnya.
Todos los derechos reservados
#103
sistercomplex
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Bianglala
  • Revenge Love
  • Remember Me As A Time of Day✅
  • IN MY DREAM { ChikAra } °END°✔
  • Dependency ✓ [Sudah Terbit]
  • First Love And Last Love(✔)🔚
  • Our Home Lost in This House
  • APOLOGY
Bianglala

Bianglala adalah gejala optik dan meteorologi berupa cahaya beraneka warna saling sejajar yang tampak di langit. Terbentuk karena adanya pembiasan sinar matahari yang dibelokkan bukan hadirnya bidadari dari kayangan yang turun ke bumi untuk mandi di sungai. Datang memberi kesan pergi menyimpan luka. 🌈🌈🌈 "Rey" "Iya key" "Ngapain lo ajak gue kesini?" "Hmmm.. supaya bisa liat pelangi" "Pelangi??" "He'em" "Dimana?" "Tuh disana" "Mana?? Nggak ada" "Nih pelanginyaa" telunjuk Rey mengarah ke pipi Key. 🌈🌈🌈 "Kenapa yan?" "Kenapa apa?" "Kenapa masih disini?" "Kenapa yan?" "Kenapa apanya sih?" "Kenapa diam?" "Belom punya jawaban yang pas" "Pelangi nya indah ya yan" "Jangan jadi pelangi ya key" "Berarti jangan jadi kamu? Indah, memudar, lalu hilang. Terus datang lagi tanpa jawaban" "Kenapa nggak dari dulu?" Tanya Ian menatap ke mata Key. "Memastikan hati nggak ada salahnya kan. Kenapa langsung ambil keputusan? Nggak bisa nunggu?" "Aku tau jawabannya sekarang" "Simpan aja yan" "Ku pastikan besok aku sudah sendiri" balas Ian sekali lagi. "Pastikan saja rasamu jika kau ingin berpisah. Aku hanya tak mau melihatmu berputus asa. Karena sudah tak bersamanya dan akupun nantinya berbeda" 🌈🌈🌈 Di pertengahan chap memberi kesan ledakan kebaperan yang akan siap menyerang kapanpun. Jadi siapkan mental, fisik, jiwa raga kalian•,• 😍Happy reading gaes👋🏻 Semoga banyak yang suka sama story yang aku tulis😸 jangan lupa share, vote and comment kalian berarti untuk author, story Ian, Key dan Rey. #SebagianRealStory💭 #Start September 2019 ©®DiayuWandira75 ~ Bianglala ~ Ig: drawandira_ Salam manis untuk para readers, dari dira😄

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido