IKHLAS
  • WpView
    MGA BUMASA 2,327
  • WpVote
    Mga Boto 129
  • WpPart
    Mga Parte 20
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeHuling na-publish Mon, Jan 8, 2024
WpInfo
NON-FICTION
Bukan novel. Aku menulis catatan ini, hanya untuk mengutarakan isi hati. Mengingat kejadian-kejadian yang enggan untuk Aku lakukan kembali. Atau bisa jadi catatan ini mengutarakan juga isi hati kalian yang membacanya, bahkan ada kejadian yang sama percis dengan yang kalian alami. Aku tidak bermaksud untuk membuat kalian terus menerus sedih akan cinta yang harus diikhlaskan. Namun, adakalanya kita harus mengingat semua itu dan merubahnya sebagai kenangan. Catatan ini, Aku persembahkan untuk kalian yang pernah mengikhlaskan seseorang, atau pun yang sedang mengikhlaskan seseorang. Semoga dengan membaca catatan ini, kalian mampu menyadari bahwa ikhlas adalah keharusan untuk seseorang yang memang tidak harus di perjuangkan. Dan catatan ini juga aku persembahkan untukmu, cinta yang memang harus aku ikhlaskan saat semuanya "hampir" indah. Semoga catatan ini kamu baca saat kamu sedang merasa rindu terhadapku. Bacalah semoga kamu terluka! -ElgiRizkiansah
All Rights Reserved
#732
percintaan
WpChevronRight
Sumali sa pinakamalaking komunidad ng pagkukuwentoMakakuha ng personalized na mga rekomendasyon ng kuwento, i-save ang iyong mga paborito sa iyong library, at magkomento at bumoto para lumago ang iyong komunidad.
Illustration

Magugustuhan mo rin ang

  • Cinta dan Takdir Rania [End]
  • SIMALAKAMA💋
  • Mencintaimu Adalah Perang
  • MY BOYFRIEND IS MY HUSBAND
  • Cinta tak keliru (END)
  • Cool Man
  • Nostalgia Cinta Dalam Rindu
  • Sampai Sini [End]

❝Keputusan berat yang harus aku ambil, demi menjagaku juga menjagamu adalah menjauhimu. Bukan karena benci, tapi karena aku mencintaimu. Semata agar kau dan aku tidak terjerumus dalam syahwat yang hina.❞ Begitulah kutipan tulisan yang aku tulis dan kutujukan untuk seseorang, cinta pertamaku. Assalamu'alaikum ... aku Rania Andinadya. Jika kamu bertanya kisah ini mengisahkan tentang apa ... ini tentang perjalananku dalam menemukan hingga harus belajar mengikhlaskan cinta pertamaku. Aku, begitu mencintai dia. Namun anehnya, aku sama sekali tidak pernah berani mengungkapkan perasaanku padanya. Sampai suatu masa, ketika cintaku mulai terbalaskan, hidayah-Nya perlahan-lahan mengetuk pintu hatiku. Aku pun menyadari, aku dan dia tidak seharusnya sering berinteraksi, demi menghindari syahwat yang hina. Meski telah berhijrah, cintaku kepadanya masih sama. Dalam diam, aku tetap mencintai dan mendo'akan kebaikan untuknya. Tapi, siapa sangka takdir malah berkata lain. Setelah menjauhinya sebab cinta, ia telah menemukan pujaan hatinya. Lantas aku berusaha mengikhlaskan, meskipun ikhlas adalah suatu hal yang teramat pelik. Dan satu pertanyaan terus mengusik pikiranku ... mampukah aku mengikhlaskannya?

Karagdagang detalye
WpActionLinkMga Alituntunin ng Nilalaman