DETIK Dan WAKTU

DETIK Dan WAKTU

  • WpView
    Reads 1,422
  • WpVote
    Votes 106
  • WpPart
    Parts 23
WpMetadataReadComplete Wed, May 6, 2020
Dari judul sampai dengan isi cerita adalah ide ku sendiri dan berdasarkan pengalaman pribadi. Jadi aku gak ada copy paste ataupun plagiatin karya orang. ****//***//**//**//**//**//**//**//**//**//**//**** Apakah mencintai sangat sesulit ini?? mengapa harus ada CINTA bila akan adanya rasa BOSAN?? Gadis yang bernama Calista Mesya Morgan harus berusaha menahan rasa yang sangat menyakitkan baginya, yaitu harus tetap bertahan dan berpura pura mencintai seseorang yang sudah terhapus dalam daftar hatinya. Calista yang merupakan anak kesayangan di keluarga Morgan ini adalah gadis yang sangat cantik, bertubuh indah dan baik hati. ia adalah CEO di perusahaan papahnya yang memang akan di wariskan pada dirinya. * * * Lelaki yang bernama Cristian Lwis, adalah lelaki yang sangat mencintai gadis yang ternyata selama ini sudah tidak menginginkan dirinya untuk tetap bersama gadis itu. Seorang pewaris tunggal dari keluarga Lwis yang sangat kaya raya, sifatnya yang sangat baik dan parasnya yang tampan merupakan faktor pendukung dari alasan berjejernya para kaum wanita untuk menjadi kekasihnya. Bagaimanakah perjalanan cinta mereka?? apa mereka akan berpisah dan menemukan cinta mereka masing-masing? ****//**//**//**//**//**//**//**//**//**//**//**** Jangan lupa vote+komen ceritaku ya. Maaf ini cerita ke-1 yg aku anggap. Karna yg sebelumnya gagal.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Nala dan Mas Juragan
  • Rencana Pensiun Dini Nona Villain
  • Nakula
  • EGLLAR MY PERFECT HUSBAND [END]
  • Prahara Lamaran [END]
  • Hello Mr. Komrad (Complete)
  • Kembang Desa (Hiatus)
  • Salah Status
  • Stand by Me (END+LENGKAP)

Setelah menyelesaikan kuliahnya, Kanala Ayudia Kirana (22) diminta oleh keluarganya untuk pulang ke kampung halaman dan tidak perlu bersusah payah mencari pekerjaan di ibu kota. Namun, Nala menolak dengan alasan tidak ingin menyia-nyiakan gelar di belakang namanya. Ia bersikeras ingin mencari pengalaman kerja selama satu tahun terlebih dahulu sebelum benar-benar menetap di kampung. Keluarganya akhirnya menyetujui, dengan satu syarat: Nala hanya boleh bekerja selama satu tahun, tidak lebih. Sayangnya, baru tiga bulan bekerja di salah satu perusahaan ternama, Nala menyerah. Tekanan pekerjaan yang tinggi dan lingkungan kantor yang tidak sesuai dengan ekspektasinya membuatnya kehilangan semangat. Ia pun memutuskan untuk mengundurkan diri dan berdiam diri di kosan, tanpa keberanian untuk memberi tahu keluarganya. Raras-ibu Nala-yang kemudian mengetahui anak bungsunya sudah tidak bekerja lagi, segera mendesaknya untuk pulang. Sebelum Nala sempat menolak, Raras lebih dulu mengancam tidak akan lagi mengirimkan uang bulanan. Terpojok dan kehabisan pilihan, Nala akhirnya menyerah. Ia berkemas dan pulang ke kampung halamannya. Namun siapa sangka? Di antara hamparan sawah dan hari-hari yang membosankan di warung milik ayahnya, hadir Hanggara Wiratama (31), juragan tanah sekaligus pemilik peternakan ayam terbesar di desa tetangga, selain itu ia juga menjalankan usaha jual-beli beras yang ia bangun dari nol, tak lupa dengan usahanya di kota yang tidak banyak diketahui orang. Sosoknya yang tenang dan apa adanya membuat Nala belajar bahwa pulang bukan berarti kalah, melainkan menemukan tempat untuk tumbuh. Bersamanya, Nala menyadari bahwa tidak semua mimpi harus dikejar jauh ke kota, sebagian justru menunggu untuk ditemukan di rumah.

More details
WpActionLinkContent Guidelines