Aksara Pemilik Resah

Aksara Pemilik Resah

  • WpView
    Reads 25
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Sep 3, 2018
Jika diam merupakan emas Tak perlulah diri tuk terpendam Kilaunya menghalau mata Memperbuta dunia tanpa aksara Sembunyikan harga tanpa kira Rasakan sesak tu merasa Kuingin emasku berharga Tak hanya nilai tapi sebuah makna Sebagai pelajaran terhadap para penakut Yang bodoh berlari hingga tercekat Meninggalkan sesal tiada beranjak •••••••••••••••••••••••••••••••••••• Selamat menikmati sajak-sajak rancu diriku. Semoga kamu bukan termasuk si pecundang dungu. Copyright ©2018, Penyalurasa. Aksara Pemilik Resah.
All Rights Reserved
#291
wanita
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Ketika Tulisan bercerita?
  • Diksi Dalam Sepi
  • Satu Bait Tentang Hidup
  • 1000 Syair Puisi Jalanan
  • En Rêve [COMPLETE]
  • Hanya Saja
  • SajakSesak 2 [Arief Aumar]
  • Segala Tentangmu ❝
  • Seutas Gelabah

begitu kelelahan mulai menyeruak, mengaduh suasana gelap berteman lagu sendu pilu, ku coba tuliskan segalanya tentang isi hatiku yang menolakmu ada dalam pikiranku lagi. ketika yang ku tahu bahwa sia-sia selama ini selalu berharap padamu. sia-sia untuk waktuku yang terbuang merindukanmu. ~ ketika aku diberi kesempatan memilikimu, tidak dengan waktu yang lama, senda gurau kita berubah diam. tak bertegur sapa layaknya tak pernah kenal sebelumnya. tak ada salam perpisahan, setidaknya berusaha membuat keadaan pahit itu menjadi manis sebelum kita benar-benar tak saling melihat lagi, Tidak ada! baru saja aku berusaha mengucapkan kata "sayang" padamu. barusaja aku menghapus kenangan lama. namun, kamu datang lagi dengan kisah yang sama. meski kadang aku merasa bodoh, dengan keistimewaan yang mengecewakan. aku cukup bahagia sempat, sekali saja, bersamamu. menghabiskan separuh malam kita bercerita ria lewat handphone. Terima kasih teruntukmu.

More details
WpActionLinkContent Guidelines