Just For Your Baby

Just For Your Baby

  • WpView
    Reads 1,476
  • WpVote
    Votes 104
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Dec 16, 2018
Seorang wanita yang menurut semua orang sudah perfect, tetapi belum juga mempunyai suami. Suatu hari ia bertemu dengan orang tua dari anak di penitipan anak miliknya, karena anak itu sakit, tetapi ia malah dimarahi. Ia patut marah dong? Tapii semenjak itu orang itu ingin terus bertemu dengan Aza. Bagaimana kisahnya? Silahkan di cek :)
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Arga ; Repihan Rasa TAMAT (sekuel Arga; Pusaran Sesal
  • I MISS YOU BUT WHAT WE WILL BE TOGETHER AGAIN?
  • Mengapa Dia Ayahku?
  • [Sudah Terbit] Ombak di Palung Hati
  • The Baby is Mine
  • Unplanned Pregnancy
  • What If?
  • Jika esok Tak Pernah Ada
  • AZKARA dan KANIA (End)
  • Waktu?

Seri kedua Arga ; pusaran sesal Tentang cinta yang salah menyapa, rindu pada yang telah pergi juga dendam yang tak seharusnya tumbuh. Setelah kematian Aksa. Arga menyibukkan diri untuk mengalihkan rasa sakit akibat kehilangan dengan bekerja. Hingga pada satu titik dia kehilangan tujuan hidup kecuali membayar tagihan. Tak disangka dia bertemu lagi dengan ayahnya dan ingin membuktikan rumor yang pernah terjadi pada adiknya. "Ayah apa yang lebih memilih mengurusi anak wanita lain daripada darah daging sendiri? Kamu tak ubahnya lelaki egois yang hanya mementingkan diri sendiri. Aku tak yakin kamu pantas disebut sebagai orang tua." "Aku tak percaya kata-kata itu keluar dari mulut anak lelakiku yang terpelajar." Teringat dengan pesan adiknya untuk segera menikah, seorang wanita yang pernah bertemu saat di rumah sakit menyapanya. "Bukankah di dunia ini tak ada yang sempurna, begitu pula cinta." Kia menoleh ke Arga yang menatap dengan sorot sendu. Walau sudah mengenal hampir beberapa bulan, lelaki di sampingnya adalah sosok diyakini tengah menutupi luka. Dia bisa melihatnya, lewat bola mata, gurauan atau perkataan langsung seperti sekarang. "Cinta itu memang tak sempurna, oleh itu mereka merayakan ketidaksempurnaan sebagai wujud kebahagiaan dalam pernikahan. Karena sejatinya cinta itu saling melengkapi."

More details
WpActionLinkContent Guidelines