MANTAN
  • WpView
    Reads 142
  • WpVote
    Votes 9
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, May 8, 2018
Kata orang seseorang akan lebih menarik ketika jadi mantan,tapi tidak dengan Zidera Malovera yang hanya menganggap mantan tak lebih SAMPAH yang sempat mengukir kenangan-kenangan manis tapi yang juga akhirnya menjatuhkan ke lubang paling dasar,prinsipnya buat apa balikan sama mantan kalau bener-bener sayang gak akan pernah jadi mantan ya kan? Tapi sejak kehadiran sang mantan hidupnya tidak pernah tenang walau tidak bisa di pungkiri bahwa ia adalah mantan terindahnya,tapi balik lagi ke fakta di mana laki-laki itu meninggalkannya saat ia benar-benar serius padanya,dan saat itu pula kepercayaannya sudah hancur dan seperti cewek pada umumnya yang mengganggap semua lelaki itu sama aja. "Jangan kangen sama gue!" Zidera Malovera. "Gue gak kangen sama lo kok,gue cuman kangen sama kita yang dulu sama-sama dan menjalin cinta berdua...eaaa." Eldan Farzaputra Oke,Lest read MANTAN.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • FANI : He's Edgar Erzantara
  • Dewa Keberuntungan [End]
  • KHALILA AND OTHERS
  • Rekal Rara [END]
  • Hopeless
  • REYRA🍁 [TERBIT]
  • It HURTS
  • AYO MOVE ON!
  • You Are Mine [Terbit]

Edgar, nama itu mungkinkah akan selalu ada di hati? Atau akan terganti? Bagaimana jika dulu aku tak mengatakan kalimat itu, apa dia masih bersama ku? Bersama? Apa bisa di katakan bersama jika status saja tak ada? Edgar itu, cowok tengil yang membuat ku tak menyukainya. Apapun yang dia lakukan akan membuat ku jengkel berkepanjangan. Sampai tak menyadari jika dia membuat ku merasa nyaman. Ini bukan tentang aku yang sedang patah hati, bukan juga tentang aku yang bersama seorang pengganti, tapi ini tentang Edgar, cowok yang akan ku akui jika dia yang ku cintai. "Lalu bolehkah aku meminta untuk kembali ke masa lalu, mengatakan jika dia orang yang membuat ku merasakan kebahagiaan itu, juga orang yang ku cintai kala itu?" "Sayang itu hanya pertemuan yang mengisi ruang, bukan pertemuan yang berakhir kebahagiaan."

More details
WpActionLinkContent Guidelines