Story cover for Wunden by unasj_ail
Wunden
  • WpView
    LECTURAS 413
  • WpVote
    Votos 50
  • WpPart
    Partes 11
  • WpView
    LECTURAS 413
  • WpVote
    Votos 50
  • WpPart
    Partes 11
Continúa, Has publicado abr 17, 2018
Pernah merasakan seorang diri?
Pernah merasakan dikhianati?
Pernah merasakan dibedakan?
Pernah merasakan tidak dihargai?

Percayalah itu semua ujian agar kita menjadi pribadi yang dewasa dan mandiri.

Dan percayalah akan ada saatnya semua luka itu terobati melalui perantara orang-orang yang dititipkan tuhan.

Akan ada saatnya merasakan bahagia
Todos los derechos reservados
Regístrate para añadir Wunden a tu biblioteca y recibir actualizaciones
O
#832nyaman
Pautas de Contenido
Quizás también te guste
Quizás también te guste
Slide 1 of 9
Full Of Scratches cover
True Love? cover
Nadira Rachelia cover
Kalevi cover
Nathalea cover
Karamel [Completed] cover
Destiny. cover
Laut Kelabu [Selesai] cover
Rainie ( END ) cover

Full Of Scratches

21 partes Continúa

Jangan lupa vote yaaa! 🤗 Karena dukungan kalian begitu berarti buatku!🤗 ________________________________ Takkan pernah terbayangkan sebelumnya jika kehidupan yang digariskan oleh Tuhan ternyata se-pelik ini. Ia bahkan merasa masalah sangat senang menghinggapi dirinya. Ia hanya bisa berharap akan ada secercah cahaya yang membawa harapannya mengudara bersamaan dengan teka-teki dalam hidupnya dapat terpecahkan. * * * "Saya akan pastikan bahwa seluruh anggota keluargamu akan menanggung akibatnya! Saya bersumpah!!" _ "Manusia mana yang tidak takut mati?" _ "Sebelum pergi, aku hanya ingin mengungkap satu hal agar aku bisa pergi dengan tenang. Hal yang membuatku begitu penasaran setengah mati. Tolong izinkan aku ya tuhan... " _ "Aku hanya ingin tahu kebenaran seperti apa dibaliknya, bukan membuka luka lama. Karena bagaimanapun, luka sudah menjadi teman dalam hidupku sejak kejadian itu. Jadi, meski luka lama itu dibuka atau tidak, aku sudah terluka dengan hebat." _ "Terima kasih telah mengajarkan ku apa arti hidup itu. Aku tidak menyesal dan aku bahagia..." * * *