Space Of Heart

Space Of Heart

  • WpView
    Reads 19
  • WpVote
    Votes 9
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Apr 25, 2018
Setiap orang pasti memiliki someone dihatinya. Tidak peduli seperti apapun dia tapi kita tetap menyukainya. Apalagi jika dia sudah ada dalam hatimu dalam jangka waktu yang lama. Apakah mudah melupakannya? Aku juga mempunyai seseorang yang sangat kusukai. Ntah sejak kapan perasaan ini tumbuh, aku tidak tahu. Tapi sejak aku bertemu dengannya disitu la untuk pertama kalinya aku menaruh hati padanya. Mungkin terdengar sedikit lebay, tapi begitulah adanya. Berawal dari percakapan singkat hingga akhirnya kami sangat dekat hingga aku pernah berharap bahwa kami akan tetap seperti itu. Namun, semuanya berbeda sekarang. Kami sekarang seperti tidak saling kenal bahkan tidak ingin bertegur sapa ketika bertemu. Aku terkadang tidak mengerti kenapa saat dua insan pernah sedekat nadi, ketika berakhir semuanya selesai. Seolah-olah tidak memiliki apapun padahal pernah saling mengenal satu sama lain. Yah mungkin itulah masanya. Setiap hubungan memiliki masa tertentu, ada yang bertahan sampai maut memisahkan, ada yang selesai ditengah jalan dan bahkan ada yang selesai bahkan belum memulai. Apapun itu istilahnya, aku tetap senang bisa mengenalnya. Akan selalu ada ruang untuknya dihatiku, biarpun ruangan itu kecil tapi akan selalu berada disana. Sekarang sampai seterusnya.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • You, Hope, and Memories
  • F E E L I N G ✔✔✔ [Lanjut; Feeling 2]
  • What Is The Meaning Of Waiting? -END-
  • Dear Kamu : My One and Only Crush On My Life
  • Unfinished Goodbye
  • seribu tanya tak terjawab
  • When Love is Breaking
  • CARAKU MENINGGALKANMU
  • Erlangga
  • Backstreet

~Sakura Minami~ Aku mencintainya sejak pertemuan pertama kami. Mungkin dia adalah jodohku, karena Tuhan mempertemukan kembali diriku dengannya . Tapi, dia seperti angin. Dia yang selalu ada di dekatku, tapi takkan pernah bisa ku gapai. Lalu aku bertemu dengannya. Dan pertanyaan muncul di benakku: jika dia memang jodohku, mengapa aku menggapai orang lain? ‬‪~Kenan Voresta~ Dia segalanya di hidupku. Ini bukan lirik lagu yang dia sukai, atau larik puisi yang ku kutip dari novel miliknya. Ini arti dirinya bagiku, dari dulu hingga nanti. Dan dia baru mengetahuinya, ketika dirinya dipelukan yang lain. Tapi, bukankah tidak ada kata terlambat untuk mendapatkan yang dicinta? ‬ ‪~Brian Voresta~ Aku tak pernah menyesal bertemu dengannya, meskipun pada akhirnya, Tuhan lebih memilih untuk memisahkan kami. Dia adalah pewarna di hitam putih hidupku. Dan ku rasa, aku tak akan pernah menemukan penggantinya, karena separo jiwaku, ikut terbawa seiring dengan kepergiannya.‬

More details
WpActionLinkContent Guidelines