Sebuah Rasa (END)

Sebuah Rasa (END)

  • WpView
    Reads 770
  • WpVote
    Votes 183
  • WpPart
    Parts 20
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Oct 19, 2018
Epieta gadis yang sering dipanggil Pipi atau Epi adalah gadis periang ditemani dengan Dermis yang selalu ada untuknya, menghiburnya dalam keadaan sedih, dan membantunya disaat dia dalam keadaan rapuh. Lalu bagaimanakah jika salah satunya menyembunyikan rahasia yang bisa mencelakakan dirinya sendiri? Akankah persahabatan lama ini akan terus berjalan hingga nanti? Atau adakah peristiwa lainnya yang lebih dari ini?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Can I Call You Mine?
  • The Perfect Boy ✔
  • Just You ( COMPLETED )
  • Kanvas Sunyi Kenangan [TERBIT]
  • Have a Nice Dream [Completed]
  • The Innocent Girl (Salsa)
  • I KNOW YOU
  • ARGA [Completed]
  • Me,You and the story we went through.

Bagaimana jadinya jika kamu jatuh cinta pada seseorang yang minim akan pengalaman dalam kisah cintanya? Terlebih lagi, orang itu tidak mau peduli dengan cinta. Itulah yang dialami oleh seorang gadis bernama Falisha atau biasa disapa Ica. Pada awalnya, Ica hanya penasaran dengan Arsen dan segala sisi misteriusnya. Sikap Arsen yang dingin sangat kontras dengan teman-temannya yang terlihat ramai dan riuh setiap saat. Dari situlah muncul rasa ingin tahu yang besar hingga menggerakkan Ica untuk terus mendekati Arsen. Seiring berjalannya waktu, timbul perasaan di hati Ica. Perasaan indah yang muncul karena banyaknya waktu yang telah mereka habiskan bersama. Semuanya terlihat baik-baik saja hingga akhirnya Ica menyadari bahwa bukan hanya dirinya lah yang tengah berjuang mendapati hati laki-laki dingin itu, melainkan juga Bella, sahabat dekat Arsen yang nyaris mendekati kesempurnaan. Ica pun menyadari bahwa dirinya tidak akan pernah menang dari Bella. Apa yang akan Falisha lakukan? Apakah gadis itu akan terus memperjuangkan perasaannya? Atau mungkin mundur dan menyerahkan perasaannya pada takdir?

More details
WpActionLinkContent Guidelines