We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Until we meet again

Until we meet again

  • WpView
    Reads 282
  • WpVote
    Votes 28
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, May 23, 2018
WpInfo
Fiction
Romance
|| DON'T COPY MY STORY || Layla, wanita berumur 24 tahun bertemu kembali dengan sahabat dari kecilnya, namanya Dean. 10 tahun yang lalu, mereka berpisah karena ada keadaan yang membuat mereka seperti itu. Tetapi, hari-hari yang dilewati Layla tanpa Dean tidak berjalan mulus. Sampai akhirnya, ia bertekad untuk kembali ke kampung halamannya, New York, seorang diri. Selama 10 tahun ini, Layla berusaha untuk melupakan perasaanya dulu terhadap Dean. Namun, tuhan tidak membiarkan hal itu terjadi. Tuhan kembali mempersatukan mereka kembali dengan keadaan yang berbeda. Apakah hari-hari Layla akan kembali mulus seperti dulu? atau Layla akan semakin tersakiti karena Dean?
All Rights Reserved
#77
self
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Secret Admirer (Tamat)
  • Froid Boy
  • The Chance
  • DANDELION
  • A Memory of You
  • Be My Lover [END]
  • The Sky Before Secrets
  • Behind You!
  • You Are Mine [COMPLETED #Story_01]

[TAMAT] Bagaimana rasanya ketika orang di masa lalumu datang dan menampakkan diri di hadapanmu dengan alasan yang membuatmu merasa memiliki harapan kembali. ----- Dia masa laluku. Dia orang yang membuatku merasakan yang namanya jatuh cinta dan jatuh karena cinta itu sendiri. Disaat diriku sudah menyerah, dia datang. Disaat aku sudah berusaha semampuku untuk melupakan dirinya, dia kembali. Dia membuatku kembali mengingat euforia itu. ----- "tu-tunggu! Kamu...?" kataku tersendat ingin bertanya, tapi dia malah tersenyum membuatku semakin bingung dengan tingkahnya. "Kenapa kamu bisa ada disini?" dia hanya tersenyum lembut, aku menggelengkan kepalaku "tidak, kayaknya aku masih mimpi deh" aku mencoba mencubit kedua pipiku. Dia menahan tanganku, "tidak! Kamu tidak mimpi, ini memang aku... Rafa" katanya, aku terdiam, masih mencoba mencerna perkataannya. "Ta--tapii..."Dia tersenyum tanpa melepas tanganku, ia berujar "aku disini karena seseorang... orang itu yang buat aku kembali kesini" aku mengerutkan kening, sebelum aku bertanya dia kembali berujar. "Dan seseorang itu adalah orang yang sekarang ini sedang kugenggam tangannya." ----- Mari kita awali dari pertemuanku dengannya! ----- Don't copy my story! Murni hasil imajinasiku! ©copyright by LazyGirl_0 Started : Jumat, 15 Maret 2019 Finished : Senin, 03 Februari 2020

More details
WpActionLinkContent Guidelines