Tengah Mengulang

Tengah Mengulang

  • WpView
    Reads 391
  • WpVote
    Votes 50
  • WpPart
    Parts 12
WpMetadataReadMatureComplete Mon, Oct 15, 2018
WpInfo
Fiction
Science Fiction
Apa yang akan anda lakukan jika diberikan 3 kali kesempatan memutar balik jarum jam semesta? Sebagian orang akan melemparkan koin-koin di meja judi 'tuk menodong sang bandar dengan kepastian akan kemenangan yang gilang gemilang. Sebagian lainnya mungkin akan mencuri penemuan di masa depan dan mematenkan dirinya menjadi ilmuan abad ini. Namun, apa yang akan si tokoh utama kita perbuat bukanlah hal-hal luar biasa seperti yang dipaparkan di atas. Demi menyelamatkan seorang yang dikasihinya, tokoh utama kita terus mengulang-mengulang dan mengulang berpindah garis dunia Alpha dengan harap-harap bisa berpindah ke dunia Beta atau bahkan Theta dan Delta. Berhasilkah dia merubah garis dunia demi menyelamatkan kasihnya?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • HAGA : Becoming the Father of the Villain Twins
  • Reset Button
  • Villainess Illusion [HIATUS]
  • After Died That
  • ASRAR [TERBIT]
  • Elegi Semesta
  • Jejak Waktu yang Terlupa
  • ATHENA | Antagonist Princess

Haga jadi ayahh?? [KARYA AKU ASLI YA. BUKAN TERJEMAHAN] Haga tadinya adalah seorang laki-laki biasa yang bekerja keras sedari remaja untuk menghidupi dirinya dan adiknya. Namun, sekarang Haga malah bertransmigrasi ke novel yang sering dibaca oleh adiknya. Yang lebih buruknya lagi peran Haga adalah seorang ayah yang sering mabuk-mabukan, memukuli orang, bermain dengan banyak wanita, dan melakukan kekerasan. Ditambah lagi, ia harus menjadi seorang ayah dari kedua anak kembar yang di masa depan akan menjadi antagonis dalam novel tersebut. Ini seriusann??? -Haga **** Ayah" suara anak kecil membangunkan Haga yang sedang tertidur. "Ayahh" panggilnya lagi membuat Haga merasa risih. "Ava lapar, ayah" suara anak kecil itu masih memenuhi telinga Haga. "Kalo laper masak lah" Haga yang tadinya masih tertidur dalam posisi telentang, langsung membalikkan badannya hingga memunggungi asal suara. "Tapi nggak ada makanan yang bisa dimasak, Ayah. Kian butuh makan, badannya panas" "Ayah, Ava mohon. Kian sakit. Harus makan" "Ayah" tidak henti-hentinya anak kecil itu menganggu Haga. Haga tadinya merasa risih dan kesal karena tidurnya diganggu. Namun, tak lama ia merasakan ada hal yang aneh. 'Ayah??' Mengapa ada yang memanggilnya ayah? Mana mungkin adiknya memanggil dirinya ayah 'kan. Menyadari keanehan itu, Haga langsung membuka matanya. Ia dapat melihat seorang anak kecil perempuan dengan badan yang sangat kurus dan tubuhnya penuh luka. Rambut panjangnya yang berwarna pink bergelombang juga terlihat kusut tidak beraturan. "Kamu.... siapa?" ⚠️ Warning ⚠️ - Slow update - Buat yang mau plagiat, hushhhh sana jauh-jauh, pergi dari sini

More details
WpActionLinkContent Guidelines