Paskibra Dan Rahasia

Paskibra Dan Rahasia

  • WpView
    Membaca 4,360
  • WpVote
    Vote 146
  • WpPart
    Bab 17
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sen, Jan 7, 2019
#2 - Vani (01/01/2019) #4 - Paskibraka (06/01/2019) #6 - Merahputih (06/01/2019) #10 - Lampung (06/01/2019) "Kok kamu nangis dek? Apa kakak salah?" tanya Kak Rafael heran kemudian menyodorkan sebuah saputangan. "Kakak nggak salah, aku nya aja yang cengeng" jawab Rania menatap wajah Kak Rafael penuh arti. "Jangan nangis lagi dong dek, ntar kakak ikut nangis loh" hibur Kak Rafael. ======================== Rania Vinnaya Anasthasa, seorang anggota Paskibra sekolah yang jatuh cinta pada seorang senior yang ia jumpai di perlombaan Paskibra. Kecewa, marah, cinta, rindu, sedih, sayang, dan benci terus mewarnai hari-hari Rania. Apakah Rania bisa bersatu dengan Rafael meskipun Rafael sudah memiliki kekasih???
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#83
rafael
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • F A K E ? [End]
  • DILEMA CINTA [END] COMPLETED
  • Persona
  • P R A G M A ✓ (TERBIT & LENGKAP)
  • Cold Boyfriend [Ending]
  • Gadis&Raka[SUDAH TERBIT]
  • Stay With Me(completed)
  • RAVA : Rafael - Vanya ( THE END )
  • RAFFRAIN

[Follow sebelum baca] "Kamu dimana?" Rheva menatap lurus ke depan tepat dimana sepasang remaja saling bermesraan. "Aku di rumah, sayang" jawab seseorang di sebrang sana yang tidak lain ialah Alvaro sambil mengelus puncak kepala seseorang yang bersandar di bahunya. Yang tidak lain, ialah Agatha. Rheva tersenyum kecut dan berusaha menahan air matanya. "Madep belakang coba" Alvaro menyernyit bingung namun tak urung mengikuti perkataan Rheva dari sambungan teleponnya. Alvaro memalingkan wajahnya dan menghadap ke belakang setelah menyuruh Agatha untuk duduk tegap kembali. Alvaro terpaku saat melihat Rheva berdiri tidak jauh di depannya. Memutuskan sambungan telepon sepihak, Rheva langsung bergegas pergi saat Alvaro masih mematung di tempat. Begitu pun juga dengan sosok perempuan yang tadi bersama dan bermesraan dengan Alvaro. Alvaro masih terpaku di tempatnya karena tidak menyangka akan bertemu dengan Rheva di sini. Ah, lebih tepatnya dia ketahuan berbohong karena lebih memilih berjalan dengan Agatha dan mengingkari janjinya dengan Rheva. Saat ia ingin menyusul Rheva, sebelah tangannya di tahan oleh Agatha yang diam-diam tersenyum senang dalam hati saat melihat kedua mata Rheva berkaca-kaca tadi. "Mau kemana?" "Aku harus nyusul Rheva, Tha. Aku nggak mau dia berpikir yang engga-engga" "Kamu mau nyusul dia, dan ninggalin aku sendiri di sini?" Alvaro mengacak rambutnya frustasi karena bingung ingin menyusul Rheva atau meninggalkan Agatha sendirian di sini. Yang penasaran, yuk langsung baca aja. Jangan lupa follow, vote, comment sama share ya! #rank 1 in Fakboi [30 - 09 - 2021] #rank 1 in Umum [23 -10 - 2021] #rank 1 in Umum [30 -10 - 2021] #rank 1 in Fakboi [08 -11 - 2021] #rank 1 in Umum [11 - 11 - 2021 - 30 - 11 - 2021] #rank 1 in School [08 -12 - 2021] #rank 1 in Sahabat [18 - 12 - 2021] #rank 1 in Fakboy [12 - 01 - 2022] #rank 1 in Nangis [01 - 02 - 2022] #rank 2 in Friendship [12 - 03 - 2022] #rank 1 in Friendship [13 - 03 - 2022]

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan