Zoya
  • WpView
    LECTURAS 166,405
  • WpVote
    Votos 23,295
  • WpPart
    Partes 29
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación sáb, may 9, 2020
[SELESAI] Zoya Raizel Bakri. Zoya, begitu aku dipanggil. Wow, siapa yang tak kenal diriku? Aku adalah bagian dari tangan Tuhan tapi mereka lebih mengenalku sebagai tangan kematian. Aku adalah bagian dari tangan Tuhan tapi aku membenci Tuhan. Jika kamu mengatakan aku adalah malaikat penyelamat maka aku akan tertawa. Nyatanya aku adalah malaikat kematian. Aku adalah bagian dari tangan Tuhan tapi Tuhan tak pernah ada dalam diriku. Kuingin dengan tanganku memberikan kehidupan tapi malah membinasakan. Tuhan itu Maha Mendengar? Maka dengarkanlah aku, Tuhan! Aku membencimu. Amat sangat membencimu. Namun, aku tertegun ketika uluran tangan kecil menunjuk tepat padaku dan mengatakan bahwa dia melihat sosok bidadari surga dalam diriku.
Todos los derechos reservados
#361
dokter
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Sepertiga Malam Tentangnya
  • Menemukan Cinta Allah [END]
  • Ajari Aku. Mencintai Kamu Dalam Islam
  • Hijrah Cinta Menuju Cahaya(END)
  • Kekasih Surga [REVISI]
  • Sinar Cinta Hulya
  • AZALEA
  • Assalamu'alaikum Cinta [END]
  • Eternal Love Of Dream [End]
  • Separuh Ragaku [On Going]

#1 in fisabilillah (29/09/20) CERITA SUDAH TERSEDIA DI DREAME DENGAN VERSI YANG LEBIH LENGKAP DAN SUDAH DIREVISI. KETIK JUDULNYA DI PENCARIAN LANGSUNG, YA:) •°•°•°• Kala fajar belum terbit, masih bersembunyi di balik pekatnya gulita. Di pagi buta, sang angin memeluk hangat para pemilik raga. Menggenggam angan. Memupuk berjuta harapan. Melangitkan doa ke angkasa Tuhan. Membisikkan sesuatu pada bumi, melalui sujud di hadapan sang Ilahi. Bergumam bersama angin, bercerita pada semesta melalui suara hati. Tahukah kamu, hal apakah di balik semua itu? Jawabannya ialah kamu. Kamu yang selalu berada di balik kata "semoga". Kamu yang tetap menjadi "Aamiin" teristimewa. Izinkan aku meminjam namamu, untuk ku perbincangkan bersama Rabb-ku kala sepertiga malam menyapa tidurku dengan lembut. Perihal lenganku yang belum bisa meraih pelukmu, maka izinkan aku mencintaimu dalam diam, mendekapmu dalam doa, dan memelukmu dalam sujud. •°•°•°• Bibirnya nampak menerbitkan senyum kecil sembari menatap gelapnya langit malam dari jendela kamar. Balutan mukenah masih memeluk raganya. Ia baru saja berbincang dengan Allah melalui perjumpaan doa. "Sepertinya, Allah menciptakanmu saat tersenyum. Sehingga kamu semanis itu, sehangat itu, semenyejukkan itu, juga semerindukan itu." "Setelah sholat tahajjud tidur, ya. Selamat malam, kamu." • Keisya Savierra Assalafiyah • •°•°•°• No copy paste guyss!! Buat karya dengan ide dan pemikiran kalian sendiri!

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido