MY FUTURE FAMILY [RP] [CLOSE]

MY FUTURE FAMILY [RP] [CLOSE]

  • WpView
    Reads 2,292
  • WpVote
    Votes 118
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, May 12, 2018
WpInfo
Fanfic
[CLOSE] Yg kamu pikirkan pasti kau sudah mati, atas apa yg kamu alami saat itu. Tapi bagaimana jika kematiaan membawa mu ke masa depan? Dan di masa depan tersebut, kau sudah berumur dan mempunyai keluarga kecil. ----------------------------------------------------------------- Ini ide dari kepala ku dan baru bisa ku ketik, karena kesibukan dan sifat pemalas saya. Jadi mohon jika ada kesamaan sama cerita/Rp lain, jangan langsung nge judge. Karena ada pepatah dalam B. Inggris : ~ Don't Judge The Book By it's Cover ~
All Rights Reserved
#481
husband
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • (TELAH TERBIT) Penulis yang merancang kematian tokoh utamanya.
  • Sepasang Sepatu Tanpa Arah [END]
  • Butuh Bajingan [Cepat Pakai]
  • BUN𝖦A PRIBUΜI |ᴅɪғғᴇʀᴇɴᴛ ʙʟᴏᴏᴅ| [END]
  • Salah Target [Unpublish]
  • prince and king
  • Dear Future (new version)
  • (Selesai) After Rebirth, I Just Want To Concentrate on Raising My Baby
  • THE KING'S CHOICE 🏰

Ada banyak jenis kematian di dunia ini! Kecelakaan kendaraan, bencana alam, upaya buat menembak kepala atau lompat dari jembatan layang, dibunuh begal sampai dikenai hukuman mati karena mengedarkan obat - obatan terlarang. Apakah tokoh anda nanti akan meninggal tua, atau mati setelah berbini tiga? * Dalam kehidupan ini, kita berhadapan dengan pemikiran buruk-keinginan untuk berhenti, memaki, melenyapkan diri sendiri. Tidak hanya karena apa yang sudah menjadi identitas kita, tapi oleh kondisi yang melebarkan posisi dari satu nama ke nama lain. Dituankan pada kedudukan, pola pikir dan perilaku orang lain yang bikin muntab, kesialan selama menjalani lakon, pengalaman paling rendah atau ketakpuasan selama menjadi manusia, dirasakan oleh dua puluh lima tokoh utama dalam buku ini. Mereka tidak hanya bergerak dengan firasat, tapi juga penggambaran akan kita yang seringkali buta membedakan jenis - jenis prasangka. Mereka, bisa jadi adalah sebagian dari diri kita ketika menghadapi masalah-merancang atau bahkan telah menjalankan rencana tak apik, melompati fase belajar, mengorbankan tokoh - tokoh tertentu karena malas berhadapan dengan ketidaknyamanan. Buku ini sudah tersedia di marketplace dan website resmi penerbit (www.guepedia.com)

More details
WpActionLinkContent Guidelines