ECCEDENTESIAST - How do I Explain This Feeling?

ECCEDENTESIAST - How do I Explain This Feeling?

  • WpView
    Reads 62
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Oct 28, 2018
WpInfo
Fiction
Romance
Eccedentesiast adalah sebuah sebutan untuk orang-orang terhebat yang berhasil menyembunyikan segala rasa sakit yang dialaminya dengan senyumannya. Munafik? Bukan. Dia hanya mencoba melupakan apa yang dia rasakan, apa yang membuat dia tertekan, dan apa yang ia takutkan. Apa yang dia takutkan? Dia takut dilupakan, dia takut ditinggalkan, dan semuanya memang terjadi. Senyum yang ia tabur setiap harinya bukan sekedar kamuflase semata, melainkan upaya dia bertahan menjalani hidup saat semua orang menjauh, saat dunia menjauhinya. Lily, seorang gadis (terlambat) dewasa yang (terlambat) mengerti semuanya, semua balasan dari apa yang dia tabur dengan sepenuh hati. Ia baru mengerti mengapa petani tomat selalu merugi setiap kali mereka panen. Mengapa masih ada saja tomat yang tidak tumbuh dengan baik? Itu karena, tomat, walaupun dia hidup dari apa yang petani itu berikan dengan sepenuh hati, belum tentu ia gunakan seluruhnya. Belum tentu bibit tomat itu akan mengambil segala nutrisi yang diberikan petani. Karena tidak ada yang mengetahuinya, selain tomat itu sendiri dan Tuhan, penciptanya. Begitupula dengan Manusia. ©indeeraddict2018
All Rights Reserved
#74
onesidedlove
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • FIZYA
  • ABLUVION {COMPLETED}
  • Self Injury
  • ECCEDENTESIAST (COMPLETED)
  • Destiny [COMPLETED]
  • 00.00
  • BAM || Betapa Aku Mencintaimu (End)
  • ALFAZURA[SUDAH TERBIT]
  • Langit Tak Mengizinkan Kita Berteduh
  • Breathe
FIZYA

welcome my story>< 📌 Jangan lupa Follow sebelum membaca 📌Jangan lupa Vote and komen 🍀🍀🍀 "Kenapa semuanya pergi!" Gadis itu berhenti berlari. Hujan masih saja membasahi bumi. "Gue cape! Gue cape, jika harus berpura-pura kuat hiks hiks." Gadis itu masih saja menangis, air matanya terbawa oleh rintikan air hujan. Seseorang yang terlihat ceria belum tentu dia bahagia. Bisa saja ada luka yang bersembunyi dibalik senyum itu. Bagaimana sikap kalian saat keluarga kalian tak menganggap mu? Persahabatan yang mulai merengegang, bahkan orang yang dijadikan sandaran pun telah pergi untuk selamanya. Akankah dia bisa bertahan? Atau bahkan memilih menyerah saja dengan takdir? selamat membaca') 🍀🍀🍀 cerita fizya yang dulu sama di aku hapus karena menurut aku ceritanya kurang baik. Tetapi memang disetiap karya pasti ada kekurangannya . Termasuk karya aku ini:) Start: 18 april 2020

More details
WpActionLinkContent Guidelines