JEALOUS

JEALOUS

  • WpView
    Reads 318
  • WpVote
    Votes 33
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Apr 21, 2018
Nada merasa kesal karena harus kembali merasakan persaingan antara dirinya dan Fairel. Mungkin hanya Nada saja yang menganggap Fairel adalah saingannya, namun sebenarnya Fairel juga menganggap bahwa Nada itu adalah saingannya. Nada, cewek jangkung yang sebenarnya pintar namun mood nya suka berubah ubah. Nada merupakan tipe orang yang belajar kalau mau ujian saja, itupun bukan menghafal atau memahami materi, melainkan hanya membaca materi dengan mood seadanya. Fairel, cowok tinggi yang termasuk golongan anak pintar di kelas. Hobi nya yaitu meminjam tugas Nada untuk disamakan jawabannya. Sangat menyebalkan saat Nada mendapatkan nilai lebih besar dari dirinya, namun jika dirinya yang mendapatkan nilai lebih besar, ia merasa sangat puas. Berawal dari persaingan siapa yang lebih pintar, membuat salah satu pihak merasakan perasaan yang sulit ditebak. Perasaan yang membuat semuanya seakan berubah. Bagaimana kisah selanjutnya? Apakah mereka akan tetap menjadi saingan? Apakah dengan perasaan ini semuanya akan berubah?
All Rights Reserved
#99
jealous
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Nadi Membenci Hati
  • An Art Gallery [END]
  • BAPER [COMPLETED]
  • Daniel Owns Me
  • NERD GIRL [TAMAT]
  • RAJAWALI
  • ALGIS ✓
  • REMEMBER YOU
  • Merebut Senja [COMPLETED]

Namanya juga sudah cinta, menjadi gila pun tak mengapa. Nadi nekat mendaftar ke sekolah teknik demi satu alasan. Fatir. Cowok yang diam-diam dia suka sejak SMP. Tanpa pikir panjang, Nadi mengikuti jejaknya. Masalahnya, di kelas barunya, dia satu-satunya cewek di antara sekumpulan cowok dengan energi berlebih dan selera humor yang kadang bikin geleng-geleng kepala. Awalnya, Nadi kesulitan beradaptasi. Akan tetapi, lambat laun, dia mulai menikmati hari-harinya. Terutama karena bisa lebih dekat dengan Fatir. Usahanya tidak sia-sia. Setelah beberapa bulan, Fatir akhirnya meliriknya dan mereka mulai dekat. Nadi pikir perjuangannya selesai. Nyatanya, Fatir bukan cuma pacarnya. Cowok itu juga pacar orang lain. Fatir punya sistem yang unik. Dia punya pacar untuk setiap hari dalam seminggu dan Nadi mendapatkan hari Sabtu. Awalnya, Nadi menutup mata, pura-pura tidak peduli, asalkan tetap bisa bersama Fatir. Namun, lama-kelamaan, Nadi mulai bertanya pada dirinya sendiri. Apakah cinta seharusnya dibagi? Ataukah dia hanya sedang mempertahankan sesuatu yang seharusnya dia lepaskan? Sekarang, Nadi harus memilih. Tetap menjadi "Pacar Sabtu" atau pergi dan menemukan dirinya sendiri?

More details
WpActionLinkContent Guidelines