mengungkap misteri yg berada di perkebunan cengkeh setelah di rasa sudah agak jauh dari lokasi tadi , serentak kami berdua menghentikan langkah kami , dan mencoba menarik napas yg tersenggal senggal " terus cantik ga tuh sosok yg gendal gendul Dit ?" " ihhh amit amit jabang babu . najis gue kalau di tampakin lagi , walau pun itu nya gendal gendul ,," seketika terdengar letusan tembakan ,, dan aku melihat ADit tersungkur ke tanah , aku berteriak memanggil nama nya , "Ditn ya allah.." " Ay kamu lari cepet , dengan suara parau ADit menyuruh ku tuk pergi " " cepat pergi, aku ga apa apa, kurasa ini tembakan bius saja " " engga Dit, kita harus pergi bersama bangun cepet, " " pergi ay sekarang " " tapi Dit " " dengerin aku kamu cari bantuan, kamu harus selamat Aisyah " " Ditn..... ADit bangunn ", sektika ADit pun tak sadarkan diri ,, "tunggu aku Dit, aku kan cari bantuan dulu ", dengan terpaksa aku meninggal kan dia yg terbaring ta sadarkan diri , aku berlari menuju ke arah perkebunan,,
More details