We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
KAMVRETOS

KAMVRETOS

  • WpView
    Reads 16
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Apr 30, 2018
WpInfo
Fiction
Romance
"Lo pinter banget sih bikin makanan ini. Bisa dong besok jadi tukang masak buat gue?" tanya Kevin dengan memainkan alis. "Ha? Jadi pembokat lo gitu? ogah" jawab Keysha nyaring. Antara ia kaget, senang, dan kesal secara bersaman. Bayangkan seorang Kevin Arya Putra mengatakan hal yang ambigu bagi cewek baperan kayak Keysha Amora. Kata yang terucap itu seakan memiliki dua makna antara jadi pendamping hidup alias istri sama ya itu tadi pembokat alias pembantu. "Nyantai kali neng gitu aja ngegas. Btw ini kue buat gue semua aja kasihan kalau nggak ada yang makan." "Enak aja, gue bikin susah-susah bukan buat lo aja kelez. Sini balikin." "Yah, sayang dah masuk ke perut semua" Dan benar saja kue brownis yang khusus ia buat untuk sahabatnya tinggal serpihannya saja. Kotak makan sudah kosong coy. Bayangin aja itu kue banyak segitu bisa langsung ludes. Aish kamvretos memang.
All Rights Reserved
#128
wcaindonesia
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Aksara Lingga
  • Always, Almost
  • LOVE STORY QIANARRA
  • Derita Istri Kedua Dosen
  • Cinta Salah Kirim
  • MARVELLA QISYA [ End ]
  • Silent, Please! (Re-up)
  • ALRIN

"masa iya anak SMA ngacak - ngacak pikiran gue?" ..... "Tolong saya sekali lagi dong pak, penguntit gila itu masih ngikutin saya. Please pak" tangannya mengatup dengan memohon agar pria itu membantunya lagi. "Oke! Sini ikut saya" Pria dewasa itu menyambar baju panjang dan lengan Lingga. memepetkannya di tembok dekat ruang ganti. "Kamu diam ikuti saya" katanya dengan tegas. .... Hani menengokkan kepalanya setelah melihat pria didepannya bersemangat melempar bola basket kedalam ring di timezone. kini ia mendapati kawannya, Lingga ternganga pada pria yang akhir - akhir ini mengisi kekosongan hidupnya. serta gadis yang berada pada ujung kanan lingga -Shenna juga terpana atas ketampanan pria brewok itu. "Gila ganteng banget anjir" Lingga masih tak mengedipkan mata dan terus memandangi. "iya woeeyy!" Hani mengiyakan. "sadar guys, umurnya 30" sedangkan Shenna yang tak dipungkiri juga merasakan hal yang sama. hanya saja dirinya sajalah yang realistis dan tetap pada batas wajar. .... "Pak Aksara Pernah dugem?" mata lingga menatap Aksara menyelidik. mencoba mencari jawaban pada manik mata miliknya. .... "Apa ayah tidak kesepian?" mobil golf melaju sedang. membawa dua penumpang, Ayah dan anak yang sudah lelah bermain golf tersebut. "rumah sebesar itu, setiap hari isinya hanya pelayan?" Lingga mengamati wajah ayahnya yang mulai keriput. entah sejak kapan garis itu muncul. mata milik ayahnya mirip sekali dengan miliknya. tidak belo dan tidak cipit. sedang. "Kenapa kamu tanya gitu?" "Ayah tampak menyedihkan" kalimat yang Lingga buat, selalu berhasil membuat ayahnya tertegun. untuk menyalahkan tak sanggup, dan membenarkan pun akan lebih menyakitkan.

More details
WpActionLinkContent Guidelines