MARS to VENUS

MARS to VENUS

  • WpView
    Reads 175
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Apr 27, 2018
Bagaimana jadinya jika seorang Mars Angkasa Wijaya pemuda tampan, kaya raya dengan kecerdasan diatas rata-rata harus jatuh cinta dengan seorang perempuan yang pernah mengalami gangguan kejiwaan? Venus Raina Angraini, perempuan cantik yang pernah merasakan dinding Rumah Sakit jiwa karena menderita PTSD, sebuah sindrom penyakit kejiwaan yang ia derita karena rasa bersalah dan trauma yang dimilikinya. Venus dan Mars di pertemukan takdir disebuah tempat yang tak terduga, Mars yang mempunyai Ibu penderita Bipolar Disolder, yaitu sebuah penyakit kejiwaan, harus terpaksa terpisah dari ibu nya yang berada dirumah sakit Jiwa sejak ia balita. kemudian tanpa sengaja bertemu dengan Venus yang juga menjalani perawatan dirumah sakit yang sama dengan sang ibu. tanpa sadar sebuah perasaan tumbuh diantara mereka.0 Mars seolah menjadi obat kejiwaan bagi Venus, kehadiran Mars dalam dunia Venus membuatnya hidup normal dan sembuh dari derita kejiwaannya. namun disaat itulah Mars harus membenci Venus, saat ia tau perihal Asmara Bintang Angkasa Jaya yang tak lain adalah papanya, dengan Bulan Pelangi Ningrum yang merupakan ibu dari Venus, Perempuan yang mencuri hatinya. "Apa benci butuh alasan?" _Mars "Jika aku harus sakit jiwa untuk mendapatkanmu kembali, lebih baik aku menjadi orang gila jika itu yang kau mau." _Venus
All Rights Reserved
#321
cowokdingin
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Eh, Mars!
  • Love Vibes
  • Mars dan Venus
  • Persona
  • DESNINE [END]
  • VENUSANU
  • 10 Pertanda Cinta
  • Bulan&Mars : END
  • Hai, Angkasa! [COMPLETED]
  • Cinta Yang Berotasi

Venus membenci Mars tanpa penolakan. Tak ada yang lebih menyebalkan selain melihat sosok cowok dingin, ketus dan angkuh itu di matanya. Baginya, Mars hanyalah cowok yang selalu membuat matanya mendadak perih setiap kali melihatnya. Sampai akhirnya saat Venus sedang berdamai dengan dunia sekolah menengah atasnya, dunia Venus kembali terancam dengan kehadiran sosok cowok angkuh yang sudah lama tak menampakan diri di depan Venus. "Kenapa lo di sini sih?" "Suka-suka gue." "Jangan bilang lo ngikutin gue!" "Kalo iya, kenapa?" Mata Venus terbelak. "Sayangnya itu cuma mimpi lo." sambung Mars angkuh dan kemudian pergi dari hadapan Venus. Eh, Mars! © Faradillazh

More details
WpActionLinkContent Guidelines