Wanna One x You

Wanna One x You

  • WpView
    Reads 254,181
  • WpVote
    Votes 17,232
  • WpPart
    Parts 29
WpMetadataReadComplete Sat, Jul 21, 2018
"WOI TOKEK! SEMVAK MY LITTLE PONNY GUE MANA?!" "MANA GUE TAU BANG!" "Ck ck ck sempak masi gambar si Twilight dkk astajem..." "DIAM LU ADEK LAKNAT! BANTUIN NYARI GIH" "DIH MALES BEUT W NYARI SEMPAK LO MENDING SEMPAK PCY EXO WLEEE😛😝" "Awas lu ye!!!! bakal murka gue!" saksikanlah atraksi mereka di story ini. Alay dah alay. Gpp alay yg penting ga cepirit ae Heheh🤪 Ketjup mhanjah from author💋💋💋
All Rights Reserved
#195
ngakak
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Black Out III
  • [√] Naughty Haksaeng🔞 || CHANBAEK
  • She is Mine
  • Maknae Baby - BTS [END]
  • My Father Is My Idol (Kang Daniel) - The End
  • Oneshot Story🌿
  • BAPER // Lalisa_m
  • My Wild Boyfriend l Full Mature
  • Big Baby - EXO   [SELESAI]
  • Cek Kelas Sebelah; Guanlin✔ [REVISI]

"Ini mati listrik yang... luar biasa..." -Sungwoon- "Apa ini perbuatan alien?!" -Minhyun- "Kenapa kalian begitu histeris?" -Jaehwan- "Apa dia masih hidup?" -Woojin- "Tidaaak!!!" -Seongwoo- "Tidak! Aku buta!" -Daniel- "Tubuhnya tidak bergerak sama sekali, merespons juga tidak!" -Guan Lin- Sungguh malam Minggu yang hebat. Dalam benak kami terlukis sebuah pemandangan indah di malam Minggu, meski para jomblo konon menderita pada malam tersebut oleh kutukan yang terkadang sulit dicabut itu. Malam ini berbeda 180 derajat, tak pernah seumur hidupku terbayang akan malam menakjubkan ini. Kalangan yang takut akan malam ini tak hanya kami yang masih lajang, mereka-mereka yang sedang menjalani hubungan pun tak akan absen dalam memproduksi jeritan. Apa hanya jeritan? Mungkin air mata pun ikut serta. Beruntung sekali diriku masih waras setelah mengarungi malam yang panjang ini. Hanya rembulan dan cahaya ponsel sebagai alat bantu kami dalam petualangan di kegelapan. Kisah yang tertuang pada malam ini benar-benar di luar nalar. Siapa sangka berdiam di dalam rumah itu aman? Siapa sangka yang tadinya kawan bisa menjadi musuh? Siapa sangka yang baru saja tersenyum tulus tiba-tiba menancapkan pisau ke dada kita satu detik kemudian? Siapa sangka orang yang satu menit lalu berbincang bersama kita, satu menit kemudian ia ditemukan sudah terkapar di lantai dengan tubuh bersimbah darah? Bahkan seorang peramal pun tak akan sanggup menerawang perihal untaian kejadian malam ini dengan tepat. Hanya Tuhan yang tahu akan misteri itu. Di sini kami melewati malam ini dengan mempertahankan nyawa. Aku dan kumpulan lelaki tersebut sungkan tak sungkan harus ikut menyumbangkan cerita kami untuk malam ini, atau mungkin menyumbangkan jiwa dan raga? Tak ada yang tahu. -Sua (Reader/OC)- *CERITA MENGANDUNG KEKERASAN. MOHON UNTUK TIDAK DITIRU.

More details
WpActionLinkContent Guidelines