Andara

Andara

  • WpView
    Reads 535
  • WpVote
    Votes 63
  • WpPart
    Parts 13
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Apr 2, 2019
Sudah 3 tahun aku menunggu seseorang, bahkan aku tidak pernah bosan menceritakannya di setiap bait dalam setiap tulisanku. Di saat pertemuan itu tiba. Aku sangat ingin memeluknya dengan erat dan tidak ingin melepaskannya kembali. Namun, bagai tersambar petir di siang hari. Saat hari itu tiba. Bukan kebahagiaan yang menyelimuti diriku. Namun, kepahitan itu datang. Dan Seseorang tiba-tiba datang, bukan meminta. Namun, memaksa memasuki kehidupanku. -Andara- Bagaimana jika kalian berada di posisi Andara sekarang? Apa yang akan kalian lakukan? Silahkan baca ya, jangan lupa tinggalkan jejak kalian. AKAN ADA PENGGANTIAN JUDUL DAN COVER. Mohon setia ya:)
All Rights Reserved
#616
kasihsayang
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ONE FINE DAY
  • Verronica (COMPLETED)
  • HaluNatasha
  • Claudya
  • Antagonis
  • MELEWATKANMU (Full Version Ready On DREAME)
  • cinta sendiri
  • Hopeless
  • The Wait is Over

Cerita ini di kemas dengan alur maju mundur, notice the date. Setelah peristiwa putusnya dirinya dan Arra, Tara merasa ada kekosongan dalam dirinya, ia merasa tidak pernah melakukan yang terbaik untuk dirinya sendiri, tidak pernah memahami betapa pentingnya perasaannya sendiri untuk dirinya. Bukan hanya Arra, beberapa laki-laki dari masalalunya yang menyebabkan ia di cap sebagai players juga membebani pikirannya sekarang. Tidak satupun teman yang dapat merasakan kepedihan yang di rasakan Tara sekarang, semakin ia menjelaskan kepada orang lain tentang apa yang ia rasakan, semakin ia mengerti bagaimana semua orang tidak memahaminya. Tara sedang berada di titik terendah dalam hidupnya, ia bahkan tidak memiliki alasan untuk bertahan di tempatnya kuliah, ia sedang kehilangan arah. Tara butuh satu hari untuk memahami dirinya sendiri, hanya dirinya sendiri yang dapat menolongnya saat ini. Namun apakah satu hari cukup untuk merefleksikan seluruh kejadian di kehidupannya?

More details
WpActionLinkContent Guidelines