Cinta Perahu & Pesawat Kertas

Cinta Perahu & Pesawat Kertas

  • WpView
    Reads 36
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadMatureComplete Sun, Apr 22, 2018
Perahu kertas? gimana rasanya setelah bertemu sang pesawat? Kemanakah hatimu berlabuh perahu kertas? dan kau akan tetap ke satu tujuan atau akan meninggalkan dermaga cinta yang sudah lama kau singgahi sebagai tempat penuh cerita kau menunggu sang pesawat. sungguh bergeletar ketika kau terombang ambing jika terkena angin rindu yang tak kunjung datang. tetapi harus bagaimana kau hanyalah perahu malang, sampai kapanpun cinta mu taakan pernah bisa bersama sampai kapanpun sang perahu taakan pernah bersatu dengan sang pesawat jelas kita memang berbeda. - cinta
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • [COMPLETED] 7 Days
  • SENJA UNTUK SAGARA
  • My Husband
  • True Love
  • RETAK [END]
  • finally mate also
  • LOVE FOUND REGARDLESS
  • TUAN PEMBOHONG {On Going}
  • 𝐀𝐤𝐚𝐝

Apa yang akan kamu lakukan jika suatu hari kamu membuka mata dan menemukan dirimu berada di sebuah tempat asing tanpa satupun memori tersisa dalam ingatanmu? --- "Huh?!" Aku membuka kedua mataku ketika suara dentuman besar terdengar berdebam di kepalaku. Kedua bola mataku bergerak mengamati apa yang ada di sekitarku- sebuah rasa tak biasa kurasakan menelusup dalam benak. Sebuah perasaan asing. Namun pikiranku terasa begitu ringan-tak ada satupun yang melintas dalam kepalaku selain tiga hal tadi; jalanan malam, seorang wanita, dan sebuah ledakan besar. "Ugh-" Aku memaksakan diri terbangun dan sekujur badanku terasa sakit. Kuangkat kedua telapak tanganku yang berbalut perban. "Jalanan-gue kecelakaan kah?" Kuperhatikan sekitar dan aku tak sengaja menoleh ke sisi kananku. Jantungku seperti berhenti berdegup ketika kusadari bahwa aku tak sendiri di atas tempat tidur-seorang bayi lelaki berbaring di sebelah dan menatapku dengan kedua matanya yang membulat sempurna.

More details
WpActionLinkContent Guidelines