BELIEVE ME

BELIEVE ME

  • WpView
    Reads 300
  • WpVote
    Votes 15
  • WpPart
    Parts 21
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jul 6, 2020
Memendam perasaan selama bertahun - tahun pada orang yang mengenal kamu dan benar - benar mengerti dirimu atau bisa di katakan 'you know me so well' itu bener - bener nggak mudah. Apalagi orang itu bersikap biasa dan selalu membuat baper. Itu yang aku rasakan pada Ravi, sahabatku. Tak mudah untuk bersikap biasa saja padahal hatiku kegirangan karena bisa selalu dekat dengannya. Aku suka dengan perhatian yang dia berikan, kekhawatirannya akan diriku dan perlakuan lembutnya padaku. Tapi aku harus menekan perasaanku karena tak ingin merusak kata 'persahabatan' diantara kita berdua. Jujur untuk bisa dekat dengannya saja butuh waktu bertahun - tahun dan aku tak mau merusaknya. Tapi ternyata semua usahaku selama bertahun - tahun itu berakhir sia - sia karena satu kesalahan fatal yang aku lakukan. Aku menghancurkan kepercayaannya dan membuatnya menjauh dariku. Dan satu kalimat yang diucapkannya mampu membuat hatiku patah dan hancur berkeping - keping.
All Rights Reserved
#310
believe
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Pertemuan Terakhir
  • U are
  • What Is The Meaning Of Waiting? -END-
  • "Friendzone"
  • I AM YOU [NEW VERSION]
  • [1] Dhiafakhri&Dzirafakhri [COMPLETED]
  • Hurt Love
  • A3 [AMEL AJI & ANUGERAH]✔
  • Ar.

[REVISI] Ada seorang lelaki yang menghampiriku yaitu Riko, dia teman ku dan juga Neta. Berbicara tentang Neta, dia adalah sahabat kecil ku. Kami bertiga; aku, Neta, dan satu sahabat ku lagi adalah tiga serangkai, tak pernah terpisah. Dan, perpisahan itu dimulai ketika kami bertiga memutuskan untuk berpisah sekolah. Masalah selalu saja datang tanpa meminta persetujuan. "Lah, kok lo ada disini, Ko?" tanyaku heran. "Iya dong, masa engga sih!" jawab Riko kikuk. "Lo ngapain disini?" tanyaku sekali lagi yang masih membutuhkan jawaban lebih. "Lah elo sendiri ngapain?" tanya Riko balik. "Ga usah sok baik lo!" ucap Neta pada ku. "Net, lo kenapa? Gue salah apa sama lo??" tanya ku meminta penjelasan lagi. "Salah lo?" tanya Neta membuatku semakin penasaran. Teka-teki masalah ini harus terpecahkan dengan cepat. "Salah lo itu udah ngambil sesuatu yang bukan hak milik lo!" lanjut Neta membuat Syifa tercengang.

More details
WpActionLinkContent Guidelines