TABUNG UDARA (nafas Terakhir)

TABUNG UDARA (nafas Terakhir)

  • WpView
    Reads 17
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadMatureComplete Sun, Apr 22, 2018
Di gelapnya sore ini hati ku seakan menangis enta apa yang ku tagiskan, tentang hati kah dunia ini atau hamaparan bunga yang menunggu mentari untuk bermekaran tapi sayang mentari takan menghadap sang bulan. Tulisan ini seakan menjadi pelampiasan ku untuk Bercerita menjelaskan isi hati ku yang entah apa yang telah membuatnya pilu, mengapa hati itu memiliki ruang yang tak mampu di utarakan. Bagaimana bisa aku mau diam ketika hati ke terombang ambing di lautan yang tak bertepi dimana pulau yang akan ku tujuh untuk mengistirahatkan jasad ku nanti ketika mata ngantuk ku yang begitu berat sudah tak tertahan lagi hingga nafas terhenti. Kau telah berada pada tenpat yang semeatinya di mana kah aku harus menjemput mu, mataku seakan di butakan dan hati ku seakan dangkal seakan tak ada rasa apa apa yg pernah aku rasakan, seakan-akan kenangan yg membekas di hati ku pun seakan sirna karna keberadaanya dan perlakuanya. seharusnya aku harus berubah menjadi sesuatu yg terang dalam kegelapan, atau menjadi penyejuk di kala kepanasan dan mungkin aku harus menjadi orang lain, tuhan di mana diri ku jiwaku dan kenanganku kau simpan. Jika memang rencana yang kau buat adalah sebagai hadiahmu terhadapku, maka izinkan lah aku menganti hadiah itu dan meminta, kau berikan aku sebuah tabung udara yang akan ku gunakan saat aku bertemu dan berjumpa dengan nya, dimana jasadku nanti kan Menghirupnya dan aku ingin bertemu dan berbicara tuk beberpa saat ke pada nya. Saat waktu itu telah tibah aku takan menangis tuhan, aku takan lemah dan aku takan lupa. karna semua itu telah ku habiskan di sisa akhirku, saat aku masi bernyawa. tetapi ada suatu hal yang sangat sulit bagiku, aku tak dapat menghabiskan hatiku kepadamu, kamu selalu memiliki ruangan tersendiri dihatiku yang takkan pernah tau luasnya ruangan itu di dalam hati ini. Hingga itu semua tak terhingga, untuk sekarng dan nanti. Jambi, min22 April2017 muhammad Priyono
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Lara yang tak kunjung USAI ||•ondah•||
  • Tepian Semu || Lilynn✅
  • DENTING  [Revisi]
  • Lost in Your Mysterious Feeling [ TAMAT ]
  • [SB I] Terperangkap Dalam Tanya [COMPLETED]
  • Jodoh Pilihanmu, "Dia Yang Terbaik" (TAMAT)
  • LANGIT YANG TAK PERNAH PULANG

rumah yang tadinya harmonis, berubah 180° hanya dalam satu malam,dan di sini lah kehancuran di mulai Entah siapa yang salah di sini,dan siapa yang tersakiti disini, semuanya merasakan sakit yang sama,namun mereka lebih memilih bertahan karena alasan masing masing. "Kita ga boleh benci sama orang yang udah hancurin hidup kita,kita juga ga boleh balas dendam sama orang yang merenggut kebahagiaan kita,semuanya sudah di atur dan tuhan tau mana yang lebih baik"-indah lexia cahya • • • • • • "Kita ga boleh benci sama dia kak,yang salah bundanya bukan dia" ucap indah mengusap lembut rambut panjang putrinya *kalau ga paham deskripsi nya mending langsung baca aja* ⚠️Wajib vote dan komen!!! •sebelum baca ikuti akun ku dulu biar ga ketinggalan info cerita kedua aku,semoga banyak yang suka ya..

More details
WpActionLinkContent Guidelines