Melihat

Melihat

  • WpView
    Reads 12
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, May 3, 2018
"Kisah ini tidaklah berarti. Tak seperti moment yang pernah ku alami dengannya. Aku tak tahu harus kusebut apa perasaanku ini. Terkadang aku begitu tidak menyukai. Dan terkadang, aku dibuat berbunga-bunga olehnya. Jujur... Kisah ini kutulis, karena aku ingin menceritakan semua ini kepada teman-temanku. Namun, aku bukanlah pencerita yang baik. Dan aku tidak yakin mereka mau mendengarkan cerita ini. Selain itu... Aku ingin mengenang masa-masa itu. Masa dimana aku merasa sangat bahagia. Bahagia yang aneh." - "Do you still like him?" Mulutku menjawab tidak. Tapi aku tidak tahu apa jawaban dari hatiku. - Yang akan ku katakan... Aku masih senang saat MELIHAT dirinya. Walau hanya MELIHAT dari kejauhan.
All Rights Reserved
#64
basedontruestory
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Keano
  • Jejak Waktu [Complete]
  • 𝐄𝐥𝐝𝐢𝐫𝐚 || [Greshan]
  • Darkness [ORINE]
  • Bunda oline dan bayi tata
  • between love and edelweiss [CHIKZEE] {END}~
  • Kamu Yang Terindah ( ORINE ) -END
  • TERPAKSA MENIKAH DENGAN BADBOY ( ORINE )
  • Aku Jatuh dan Cinta
Keano

[ COMPLETED ] "Della." Della membalikan tubuhnya dan melihat kearah suara yang memanggilnya tapi dia tidak menemukan siapapun disana. "Gue disini." Della tersentak kaget saat menyadari pemilik suara itu dan saat ini pemilik suara itu ada dihadapannya. Della menelan ludahnya dengan susah payah. "Kak Ken?" Lelaki dihadapannya hanya tersenyum sambil menatap lurus mata Della. "Lo jangan terlalu menyayangi seseorang apalagi lo gak pernah tau bagaimana perasaan orang yang lo sayangi itu." Della masih diam dengan segala kebingungannya saat ini. "Mak-maksud..lo?" Sekali lagi Ken tersenyum dan menepuk lembut pundak Della. "Jangan bodoh hanya karena lo terlalu cinta sama orang." *** Seiring berjalannya waktu perasaan itu semakin tidak bisa aku kuasai. Perasaanku sudah menguasai diriku. Tidak pernah aku menyadari satu hal bahwa aku ingin memilikimu aku selalu mengharapkanmu. Tapi aku sadar memilikimu hanyalah angan semata. *** Mungkin bagi dia aku bukanlah siapa-siapa. Tapi bagiku dia adalah sosok yang begitu sempurna. Dia adalah cowok yang berbeda, sejak pertama kali aku melihatnya aku sudah dibuat kagum dengan sikap ramahnya. Apa yang kalian pikirkan ketika mendengar cinta pada pandangan pertama?

More details
WpActionLinkContent Guidelines